
Aceh, BeritaTKP.com – Seorang perempuan asal Aceh Tamiang, Putri Hensy Aprilda (22), bersama bayinya dilaporkan tewas di Malaysia setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat. Korban yang diketahui dalam kondisi hamil disebut mengalami kekerasan hingga mengalami kelahiran prematur sebelum akhirnya meninggal dunia.
Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, menyebut korban diduga mengalami penyiksaan kejam sebelum melahirkan secara prematur. Dalam kondisi tersebut, bayi yang lahir juga diduga menjadi korban kekerasan hingga meninggal dunia.
Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Klang, Selangor, Malaysia. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dan bayinya ditemukan dalam kondisi terpisah di dua rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Serdang dan Rumah Sakit Shah Alam.
Sudirman menyampaikan bahwa pelaku diduga seorang perempuan warga Malaysia dan telah diamankan oleh pihak berwenang pada 19 Juni 2026. Saat ini pelaku masih menjalani proses hukum di Malaysia.
KBRI Kuala Lumpur bersama pihak terkait disebut telah melakukan penanganan terhadap jenazah korban dan bayi tersebut, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk proses lebih lanjut. Kasus ini masih dalam penyelidikan otoritas Malaysia.(æ/red)





