RIAU, BeritaTKP.com – Niko Alberto Tampubolong seorang pemuda asal Riau yang nekat membunuh orang tua kekasihnya yaitu Pangolop Gultom ,51,.

Pembunuhan sadis terjadi, pada Sabtu (30/10/2021) lalu sekitar pukul 12.30 wib. Pelaku awalnya datang ke rumah korban yang terletak di Desa Kasang Padang, Bonai Darussalam, Riau.

“Pelaku mendatangi rumah korban dengan tujuan untuk meminta restu agar bisa menikah dengan anak korban. Akan tetapi korban tidak memberikan restu kepada pelaku,” ucap Kapolres Rohul, AKBP Wimpiyanto, Minggu (31/10/2021).

Pelaku tiba-tiba langsung melakukan penganiayaan terhadap korban. Korban yang berusaha untuk kabur menyelamatkan diri terus dikejar oleh pelaku hingga akhirnya dipukul dengan alat panen sawit.

Aksi sadis Niko juga disaksikan oleh warga sekitar di lokasi kejadian. Mereka adalah RG ,28, HN ,44, RP ,27, dan OM ,35, warga asal Desa Kasang Padang, Rohul, Riau.

Polisi yang mendapatkan laporan dari warga sekitar langsung datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 wib. Di lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan berlumuran darah dan pelaku sudah diamankan oleh warga. Selanjutnya diserahkan ke anggota TNI dan polisi yang datang ke lokasi setelah menerima laporan warga.

Saat diinterogasi awal oleh polisi, pelaku mengaku aksi nekat itu dilakukan karena cinta dengan anak korban, namun tidak direstui oleh korban.

“Setelah diamankan pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban dengan sebilah dodos. Ini karena pelaku suka atau cinta dengan anak korban, tetapi tidak disetujui oleh korban dan pelaku merasa kesal,” katanya.

Untuk barang bukti yang sudah kita amankan di lokasi adalah sebilah dodos bergagang kayu dan panjang berukuran kurang lebih 4 meter. Termasuk pakaian korban dan pelaku yang berlumuran darah.

Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan ini. Ternyata keluarga mengaku tak ada hubungan cinta antara anak korban dan pelaku.

Anak kandung korban, GR, menyebut pelaku tidak memiliki kekasih. Kakaknya, RG ,28, yang diminta dinikahi juga bukan kekasih dari pelaku.

“Tidak ada cewek dia,” terang anak korban, GR, Minggu (31/10/2021).

GR menyebut Niko memang cinta denga RG yang merupakan kakak kandungnya. Namun RG tidak mencintai pelaku atau bisa disebut cinta bertepuk sebelah tangan.

“Dia suka sama kakak saya, tapi kakak saya nggak suka sama dia,” katanya.

Pihak keluarga tidak bicara banyak soal perkara kasus pembunuhan ini, karena dalam suasana berduka.

Tidak banyak yang diutarakan oleh GR ketika ditanya duduk perkara kasus itu karena sedang berduka. Ia hanya memastikan ayahnya masih disemayamkan di rumah duka, Bonai Darussalam.

“Masih di rumah duka. Besoknya Bapak baru akan dikebumikan,” imbuh GR yang masih menunggu para kerabatnya datang ke rumah.

(RED)