Sidoarjo, BeritaTKP.com – Seorang bocah perempuan, sebut saja namanya Bunga (nama samaran) menerima belasan luka bakar akibat disetrika. Mirisnya, luka tersebut ia dapatkan dari siksaan AI (30), ibu kandungnya sendiri. AI melampiaskan amarahnya kepada anaknya karena selalu cekcok dengan suaminya.
Kekerasan yang dialami bunga baru diketahui setelah kecurigaan salah satu guru di sekolahnya. Guru tersebut melihat luka lebam di bagian pelipis mata Bunga. Bunga yang awalnya takut bercerita karena ancaman dari ibunya, akhirnya meluapkan kesedihannya di sekolah.

Abdillah Hakki, kuasa hukum yang ditunjuk UPTD PPA Sidoarjo untuk mendampingi korban mengatakan, hal ini terungkap karena pihak sekolah segera merespon cepat kekerasan yang terjadi tersebut. “Kami baru bantu melaporkan kekerasan tersebut Rabu (15/3) di Polresta,” ujar Abdillah, Kamis (16/3/2023) kemarin.
Selain itu, Abdillah juga menegaskan jika Bunga saat ini sudah menjalani visum. Dan, dari visum tersebut baru diketahui bahwa ada sekitar 12 luka bekas setrika panas di sekujur tubuhnya, dan luka lebam di beberapa titik yang diduga dilakukan ibunya.
Bunga yang merupakan anak tunggal dan tinggal bersama kedua orangtuangnya itu tidak bisa melakukan apa-apa selain menerima perlakuan keji dari orangtuanya. “Sebenarnya juga ada Mbahnya korban yang tinggal dekat, akan tetapi korban diancam kalau melaporkan hal tersebut,” terangnya.
berdasarkan hasil penelusuran, kekerasan fisik yang diterima Bunga ternyata sudah berlangsung selama setahun lebih. Akan tetapi menurutnya, kekerasan paling parah diterima korban pada enam bulan terakhir. Kini korban masih mendapatkan perlindungan juga pemulihan secara psikis di rumah aman UPTD PPA Sidoarjo.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan bahwa ada dugaan tindak kekerasan yang diterima Bunga dan sudah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo. “Iya benar korban sudah melaporkannya,” kata Novi. (Din/RED)





