PALEMBANG, BeritaTKP.com — Kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera atau ALS dengan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, menewaskan sedikitnya 16 orang. Para korban meninggal dunia dengan kondisi luka bakar parah akibat tabrakan yang terjadi di wilayah Kecamatan Karang Jaya.
Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis, 7 Mei 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Sebelumnya, jenazah sempat berada di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau sebelum dipindahkan untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification atau DVI.
Kabid Dokkes Polda Sumsel, AKBP Andrianto, mengatakan tim forensik langsung bekerja melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Proses identifikasi dilakukan secara hati-hati karena kondisi korban mengalami luka bakar parah sehingga sulit dikenali.
Tim DVI melibatkan tujuh dokter forensik dan sekitar 30 personel. Pemeriksaan dilakukan melalui pencocokan data fisik, data medis, serta data primer dari pihak keluarga korban.
Dari hasil pemeriksaan sementara, lima korban dilaporkan mulai berhasil teridentifikasi. Dua korban berasal dari truk tangki, yakni Aryanto, 48 tahun, pengemudi truk tangki asal Lubuklinggau, dan Martono, 47 tahun, penumpang truk sekaligus petani asal Desa Belani.
Sementara tiga korban lainnya berasal dari bus ALS, yaitu Alif, 44 tahun, pengemudi bus asal Jawa Tengah, serta Saf, 50 tahun, dan Maleh, 42 tahun, yang merupakan kru bus asal Medan.
Polda Sumsel juga telah mendirikan posko di RS Bhayangkara Palembang untuk memfasilitasi keluarga korban. Keluarga diminta datang membawa identitas resmi atau data medis pendukung agar proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Sebelumnya, BPBD Musi Rawas Utara menyebut kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB. Saat itu, bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Ketika melintasi lokasi kejadian, muncul percikan api dari bagian bus.
Sopir bus kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan. Namun, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tangki dengan kecepatan tinggi. Tabrakan hebat pun tidak dapat dihindari hingga menyebabkan kebakaran dan menewaskan para korban.
Petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk proses evakuasi korban yang terjepit di kabin kendaraan serta penanganan terhadap korban luka.(æ/red)





