Nganjuk, BeritaTKP – Pada Rabu,15 Desember 2021 Satreskrim Polres Nganjuk telah meringkus oknum Kepala Desa Pandotoyo Kertosono karena kasus penipuan dan pemerasan.
Menurut Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang pada awak media bahwa Oknum kepala desa Pandantoyo kecamatan kertosono Kabupaten Nganjuk ini berinisial KA 38 th ini diperiksa diunit 1 reskrim Mapolres Nganjuk secara tertutup.
KA Diamankan polisi pada rabu malam pukul 18.00 wib, di kawasan nganjuk kota “Tadi malam kita melakukan pemeriksaan terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana penipuan, pemerasan, mengaku sebagai anggota kepolisian di jajaran Polres Nganjuk,” kata AKBP Boy Jackson Situmorang, Kapolres Nganjuk kepada wartawan, Kamis (16/12/2021).
Ia menjelaskan, setelah polisi melakukan pemeriksaan akhirnya diketahui terduga pelaku merupakan oknum Kades “Setelah dilakukan penelusuran, dan kita melakukan verifikasi, kita amankan orang tersebut, kita mengetahui orang tersebut adalah salah satu kepala desa di wilayah Kecamatan Kertosono,” ungkapnya.
Boy menjelaskan, setelah dilakukan pendalaman, oknum tersebut ternyata sudah melakukan tindakan serupa berulang kali dengan modus yang sama “Dari hasil pengakuan tersangka sudah melakukan tindakan tersebut sekitar 11 kali,” lanjutnya.
Menurutnya, dalam melakukan aksinya, tersangka memepet kendaraan yang menjadi target sasarannya. Setelah itu, tersangka menyampaikan, korban melakukan pelanggaran hukum.
Ketika itu, tersangka juga menunjukkan borgol. Hal itu untuk meyakinkan korban bahwa tersangka seakan-akan adalah benar-benar polisi.
Dalam kesempatan itulah, tersangka mengambil barang-barang korbannya. Bahkan, korban diminta untuk datang ke kantor Polsek terdekat.
Namun begitu korban datang ke kantor Polsek yang dituju, tidak ada tersangka yang sebelumnya sudah memintanya mendatangi kantor kepolisian”Kerugian totalnya ada sekitar Rp 20 jutaan kalau nggak salah. Jadi ada beragam objek (korban), ada yang Rp 7 juta, ada yang Rp 6 juta, ada yang Rp 3 juta. Bahkan ada yang Rp 100 ribu (dari) pedagang-pedagang kecil itu, dipalaki,” katanya.
Para korban sebagian di antaranya tukang becak,pedagang kaki lima dan sejumlah sopir truk yg melintas di sejumlah jalan di Nganjuk.
AKBP Boy Jackson Situmorang, Kapolres Nganjuk mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan atau menjadi korban untuk segera melapor ke polisi“Yang menjadi korban, dengan modus pelaku mengaku sebagai Polisi. Kami persilakan datang, melapor ke Polres Nganjuk.” (Mur)







