NGANJUK, BeritaTKP – Aksi penjambretan terjadi di tengah aktivitas warga di Desa Gebangkerep, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Seorang perempuan bernama Samini menjadi korban setelah kalung emas yang dikenakannya dirampas dua pria yang mengendarai sepeda motor.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Aksi para pelaku bahkan terekam kamera CCTV di sekitar lokasi.

Saat kejadian, Samini sedang berdiri sambil berbincang dengan tetangganya, Lina, yang berada di sebuah kios. Situasi berlangsung normal hingga tiba-tiba dua pria tidak dikenal datang menggunakan sepeda motor.

Kedua pelaku mengenakan helm dengan bagian wajah tertutup. Tanpa banyak bicara, salah seorang pelaku langsung mendekati korban dan menarik kalung emas dari lehernya.

“Motor itu menghampiri saya dan langsung menarik kalung saya dari leher. Beratnya 5 gram,” ungkap Samini, Kamis (27/8/2026).

Setelah berhasil mendapatkan kalung tersebut, kedua pelaku langsung melarikan diri. Mereka memacu sepeda motor jenis Satria FU ke arah selatan.

Korban dan saksi tidak sempat mengenali wajah pelaku karena keduanya menggunakan helm tertutup. Aksi berlangsung begitu cepat sehingga warga di sekitar lokasi tidak sempat melakukan pengejaran.

Lina yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku tidak menaruh curiga ketika kedua pria itu datang. Ia baru menyadari bahwa keduanya merupakan pelaku jambret setelah kalung milik Samini dirampas.

“Kalung emas yang mereka rampas milik Bu Samini. Helmnya tertutup rapat, jadi tidak tahu sama sekali wajah pelaku seperti apa,” ujar Lina.

Kalung yang hilang diketahui memiliki berat sekitar 5 gram. Samini mengaku membeli perhiasan tersebut pada 2008 dengan harga sekitar Rp10 juta.

Setelah mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, petugas Polsek Baron langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan informasi awal.

Kapolsek Baron AKP Oofy Adycta Septandra mengatakan anggotanya telah mengecek tempat kejadian perkara.

“Yang pasti setelah mendapat informasi itu, anggota kami langsung cek TKP,” kata Oofy.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kedua pelaku berdasarkan rekaman CCTV maupun informasi yang diperoleh dari korban dan saksi.(æ/red)