Blitar, BeritaTKP.com – Dua mayat perempuan yang ditemukan bersimbah darah di dalam salah satu rumah di Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, diketahui merupakan majikan dan asisten rumah tengga (ART).

Korban pertama diketahui atas nama Ragil Soekarno Utomo atau Erlin (50), ini pemilik rumahnya. Satu lagi pembantunya (ART), bernama Luciani Santoso (53).

Ketua RW 07 Siswanto menyebutkan rumah itu dihuni oleh tiga orang. Yakni pemilik rumah dan 2 orang pembantu. Namun, satu orang pembantu sudah meninggalkan rumah tersebut setelah sempat bekerja beberapa hari.

“Tiga orang di situ, tapi yang satu sudah pulang. Katanya tidak kuat kerja di situ, kita juga tidak tahu identitasnya karena memang tidak laporkan ke kami,” terangnya.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo P.S mengatakan, rumah yang menjadi tempat penemuan dua mayat perempuan itu merupakan shelter alias penampungan anjing dan kucing. Namun, polisi masih mendalammi izin dari shelter tersebut sebab rumah itu cenderung tertutup dari jangkauan masyarakat.

Polisi juga akan mendalami seorang mantan pekerja di shelter itu yang beriniail AZF. “Kami juga dalami pekerja yang sempta di situ. AZF ini sempat menjadi pekerja juga di rumah itu,” terang Danang.

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, dikejutkan dengan penemuan 2 orang bersimbah darah di dalam salah satu rumah setempat, pada Senin (1/1/2024) kemarin.

Diketahui, salah satu mayat ditemukan berada di teras rumah utama dan terlihat dari rumah sebelahnya. Sementara satu jenazah tampak bersimbah darah berada di dapur. (Din/RED)