
MADIUN, BeritaTKP.com – Kasus hilangnya Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), di Kota Madiun, Jawa Timur, sejak September 2026 mulai menemui titik terang. Polisi menduga keduanya menjadi korban pembunuhan dan kini memburu suami siri Dini, Dwi Bagus Martono.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur, membenarkan adanya dugaan pembunuhan tersebut. Menurutnya, polisi masih berupaya menemukan Dwi Bagus untuk mengungkap perkara itu lebih lanjut.
Penyidik juga masih menunggu penangkapan terduga pelaku serta keterangan saksi-saksi untuk memperjelas kejadian yang menimpa ibu dan anak tersebut.
Polisi Perluas Pencarian Terduga Pelaku
Jumhur menyebutkan, berdasarkan indikasi sementara, Dwi Bagus diduga masih berada di wilayah Jawa Timur. Meski demikian, pencarian juga diperluas ke sejumlah daerah lain, termasuk Jakarta, Bali, hingga Kalimantan Timur.
Polisi terus melakukan upaya pencarian untuk mengetahui keberadaan Dwi Bagus sekaligus mengungkap nasib Dini dan anaknya.
Rekaman CCTV Hotel Jadi Petunjuk
Dalam penyelidikan, polisi menemukan petunjuk dari rekaman kamera pengawas atau CCTV sebuah hotel di Madiun. Berdasarkan rekaman tersebut, Dini dan anaknya diketahui terakhir kali berada di hotel itu.
Namun, informasi tersebut belum menjelaskan secara pasti apa yang terjadi setelah keduanya berada di lokasi tersebut. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa untuk memastikan nasib ibu dan anak itu.
Hilang Setelah Pertengkaran dengan Suami
Sebelumnya, kabar hilangnya Dini dan Arshaka ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Keduanya dilaporkan hilang sejak 20 September 2026.
Dalam unggahan akun @jehannaz9f, hilangnya ibu dan anak tersebut diduga terjadi setelah Dini terlibat pertengkaran besar dengan suaminya di sebuah rumah makan ayam penyet di Ponorogo, Jawa Timur.
Unggahan itu menyebutkan, pertengkaran tersebut sempat diwarnai tindakan membanting ponsel. Setelah kejadian, keluarga Dini disebut tidak memperoleh kabar mengenai keberadaan ibu dan anak tersebut.
Keluarga kemudian berupaya menghubungi suami Dini dan meminta penjelasan. Dalam unggahan yang sama, suami Dini disebut memberikan keterangan berbeda-beda mengenai lokasi pertengkaran.
Meski demikian, informasi tersebut berasal dari unggahan media sosial dan masih perlu dikonfirmasi melalui penyelidikan kepolisian.
Polisi Masih Mendalami Kasus
Hingga kini, polisi masih memburu Dwi Bagus Martono dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap dugaan pembunuhan tersebut.
Keberadaan Dini dan Arshaka serta kepastian mengenai apa yang terjadi pada keduanya belum dijelaskan secara resmi dalam keterangan yang tersedia. Karena itu, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi dan mengungkap perkara tersebut.(æ/red)





