Surabaya, BeritaTKP.com – Kecelakaan lalu lintas dialami oleh dua kendaraan roda empat di jalur cepat atau jalur mobil di Jalan Frontage A Yani, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, pada Jum’at (10/2/2023) kemarin malam.

Adapun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah mobil Honda Civic berwarna merah bernopol L 28 TN dan Suzuki Ertiga berwarna ungu bernopol L 1006 ABS. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun arus lalu lintas sempat tersendat selama 1 jam.

Berdasarkan kondisi yang ada di lokasi, kondisi moncong mobil Honda Civic tersebut, menancap pada dasar parit sedalam 2 meter, dengan posisi belakang masing tersangkut di bibir pinggiran parit yang terdapat pembatas pilar pendek dalam keadaan roboh. Sementara Ertiga tersangkut di bibir dalam keadaan bemper depa ringsek.

Truk jenis Crane Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, sudah tiba di lokasi sejak insiden dilaporkan, pada pukul 18.00 WIB. Hingga pukul 21.06 WIB proses evakuasi terhadap dua bodi mobil yang terlibat kecelakaan tersebut, masih terus diupayakan oleh pihak petugas DPKP Kota Surabaya.

Salah satu saksi mata bernama Rizal mengatakan, ia sempat melihat kecelakaan itu ketika tengah melintas bersama rekannya di sekitar lokasi. “Banter ancene suarane mas, nyuncum terus nyemplung ngene (Kenceng memang suaranya, Mas, menukik tercebur begitu),” kata Rizal, Jum’at (10/2/2023) kemarin.

“Wong e mari tabrakan langsung metu, onok wedoke pisan. Iku posisi mari udan kondisine, slamet kabeh. (Orang yang ada di dalam mobil langsung keluar setelah tabrakan, ada ceweknya juga, itu posisi setelah hujan kondisinya, selamat semua),” imbuhnya.

Rizal memastikan dirinya sempat melihat pemilik dan pengemudi mobil Civic terlibat cekcok singkat. Lalu menutup pelat nopol belakang mobil menggunakan kresek. “Sing Honda Civic sekitar 4 wong, koyoke sak keluarga, lek sing Suzuki Ertiga lek gak 2 yo 3 wong. (kalau yang Honda Civic sekitar 4 orang, sepertinya satu keluarga, kalau yang Suzuki Ertiga sekitar 2 sampai 3 orang),” ujarnya.

Rizal mengungkapkan, kecelakaan itu awal mulanya terjadi ketika Ertiga melintas di jalur mobil A.Yani jalu cepat. Setibanya di titik persimpangan jalur lambat menuju jalur cepat, ada mobi Honda Civic tiba-tiba masuk ke lajur cepat.

Dan seketika itu, terjadilan kecelakaan. Akibatnya, dua mobil itu terpental. Saat kecelakaan, Civic terjebur ke selokan dan Ertiga terpelanting hingga tersangkut di pinggirian parit dan nyaris tercebur. (Din/RED)