Surabaya, BeritaTKP.com – Seorang bocah laki-laki berinisial V (9) yang diduga hilang saat akan pergi memancing, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengapung di Sungai Kalimas, tepatnya di Jalan Kramat Gantung (Dermaga Penelh), pada Kamis (11/5/2023) kemarin.
Laksita Rini selaku Kepala BPBD Surabaya mengatakan, bocah yang ditemukan itu diduga kuat mirip dengan ciri-ciri korban yang sudah hilang sejak Selasa (9/5/2023) lalu. “Kalau melihat ciri-ciri yang disampaikan orangtuanya sepertinya benar. Tapi kami tetap menunggu identifikasi dari tim Inafis. Tadi pihak keluarga juga langsung mendampingi pencarian,” kata Rini kepada Radio Suara Surabaya.

Laksita menjelaskan, begitu menerima laporan adanya anak hilang sejak Selasa (9/5/2023) lalu yang dilaporkan Kamis (11/5/2023) hari ini, pihak BPBD langsung mengaktifkan koordinasi dengan menggerakkan dua tim. Satu tim berkoordinasi dengan keluarga, sedangkan tim satunya melakukan penyisiran memakai dua perahu karet di sepanjang Sungai Kalimas.
“Tadi berangkat dari Dermaga Kalimas sampai Kramat Gantung menggunakan perahu karet. Kami kemudian berbalik arah untuk memperluas penyusuran. Lalu kurang lebih 1,5 kilometer dari titik korban memancing kami menemukan jenazahnya sudah terapung,” jelasnya.
Setelah berhasil divekuasi oleh petugas, jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Menurut keterangan dari Command Center Surabaya, kronologi hilangnya V bermula ketika bocah 9 tahun itu hendak pergi memancing usai pulang sekolah, pada Selasa (9/5/2023) lalu. Setelah berganti pakaian, dirinya pergi membawa alat pancing kemudian menemui temannya di Taman Paliatif, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, untuk diajak memancing bersama.
Namun temannya menolak, akhirnya V berangkat memancing sendiri di Kalimas. Sejak saat itu, dirinya belum pulang ke rumah. Kata Rini, ciri-ciri yang sama dimiliki oleh korban yaitu berpakaian kaos warna putih dan celana pendek warna merah.
Seto tetangga korban yang juga Ketua RT setempat menambahkan, “Anak dari tetangga saya hilang dari Selasa kemarin mulai siang hari. Kata temannya, anak ini mau main atau mancing di Kalimas.” Kata Seto, saat ini pihak keluarga sedang mengurus administrasi jenazah di RSUD dr. Soetomo. (Din/RED)





