Manado, BeritaTKP.com – Empat dari 16 jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai di Kota Manado, Sulawesi Utara, berhasil diidentifikasi. Sementara itu, 12 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi, termasuk melalui pemeriksaan DNA.
Kebakaran tersebut terjadi pada Minggu malam (28/12/2025) dan menewaskan 16 lanjut usia (lansia) penghuni panti.
“Dari total 16 korban meninggal dunia, sejauh ini empat jenazah sudah berhasil kami identifikasi,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol AP Hasibuan saat konferensi pers di RS Bhayangkara Manado, Selasa (30/12/2025).
Sebagian Keluarga Belum Melapor
Hasibuan menjelaskan, dari 16 korban meninggal, keluarga dari 15 korban telah melapor ke Posko Ante Mortem. Namun, keluarga salah satu korban atas nama Christiani Saropa belum mendatangi posko untuk keperluan pencocokan data.
“Kami berharap pihak keluarga segera datang ke RS Bhayangkara Manado untuk pengambilan sampel pembanding,” ujarnya.
Dari laporan keluarga yang masuk, sebanyak 11 sampel DNA keluarga akan dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta. Selain itu, 13 sampel DNA jenazah korban juga turut dikirim untuk proses pencocokan.
“Untuk satu korban, sampel keluarga akan diambil langsung di Jakarta karena keluarganya berada di sana,” tambah Hasibuan.
Proses Identifikasi Masih Berlangsung
Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr Tasrif mengatakan, pihaknya telah membuka Posko Ante Mortem dan Post Mortem serta melakukan rekonsiliasi data medis dan properti korban.
“Sebanyak 12 jenazah masih dalam proses identifikasi. Beberapa di antaranya memerlukan pemeriksaan DNA lanjutan,” jelasnya.
Sesuai standar operasional prosedur (SOP), hasil pemeriksaan DNA diperkirakan baru dapat diketahui dalam waktu sekitar dua minggu.
Identitas 4 Jenazah yang Telah Teridentifikasi
Empat jenazah yang telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, yakni:
- Herry Lombogia (70), laki-laki, warga Kelurahan Winangun 1, Kecamatan Malalayang
- Jansen H. Maringka (65), laki-laki, warga Kelurahan Ranotana, Kecamatan Sario
- Olly Klara Kemur (85), perempuan, warga Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal 2
- Merry Bermuli Dengah (83), perempuan, warga Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal 2
Identifikasi dilakukan melalui pencocokan data medis dan properti pribadi korban.
Korban Lansia Tak Berdaya Saat Api Membesar
Kebakaran hebat yang melanda Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal 2, menghanguskan seluruh bangunan panti. Sejumlah kursi roda milik penghuni ditemukan dalam kondisi gosong di lokasi kejadian.
“Sebagian korban hanya bisa duduk di kursi roda dan tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.(æ/red)





