Bangkalan, BeritaTKP.com – Dua kelompok pemuda antar desa di Bangkalan terlibat saling berseteru dipicu dari sekelompok pemuda yang melakukan aksi mengegas motornya secara berulang-ulang atau membleyer hingga menimbulkan kebisingan dari suara knalpot yang keras ketika melintas di depan sebuah gedung futsal Desa Campor, Kecamatan Konang, Bangkalan.

Aksi yang dilakukan dari sekelompok pemuda berjumlah 3 orang yang berasal dari Desa Bandung, Kecamatan Konang, Bangkalan membuat sekelompok pemuda lain yang berasal dari Desa Campor, Kecamatan Konang, Bangkalan saat itu berada dilokasi kejadian, menjadi merasa tersinggung.

Kapolsek Konang, AKP Djanu Fitrianto mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi bermula ketika warga Desa Campor sedang berkumpul melaksanakan olahraga futsal di desanya. Secara tiba-tiba ketiga pemuda itu melintas dan membleyer motornya dengan suara yang keras.

Kemudian pemuda di Desa Campor melakukan pengejaran terhadap ketiga pemuda dari Desa Bandung. Saat berhasil menemukan ketiga pemuda itu, pemuda Desa Campor langsung melayangkan pukulan terhadap ketiga pemuda itu, hingga akhirnya terjadi adu tonjok diantara kedua pemuda desa tersebut.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut, berupaya untuk melerai kedua kelompok pemuda desa itu dan salah satu warga ada yang menghubungi Kepala Desa setempat dan Polsek Konang karena ketiga pemuda itu terlihat juga membawa senjata tajam berbentuk celurit.

“Kini masalah kedua kelompok pemuda antar desa tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Sementara pihak polisi Polsek Konang yang berada dilokasi kejadian juga memberikan imbauan kepada kedua kelompok pemuda tersebut, untuk tidak memancing emosi atau kemarahan dari salah satu pihak yang dapat menimbulkan keributan,” terang AKP Djanu Fitrianto. (sy/red)