Ngawi, BeritaTKP.com – Kebakaran melanda sebuah toko dan rumah milik salah satu warga Dusun Tawang, Desa Katikan, Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (28/8/2022) kemarin, sekitar pukul 22.30 WIB. Sejumlah petugas baik itu dari pihak kepolisian atau pemadam kebakaran turut melakukan pengamanan dan pemadaman di lokasi.
Ajun Komisaris Juwahir selaku Kepala Polsek (Kapolsek) Kedunggalar mengungkap jika pihaknya terus melakukan pengamanan saat pemadaman berlangsung. Sebab yang terbakar adalah toko yang banyak barang dagangannya, apalagi di dalam rumah milik Slamet (65) tersebut, juga terdapat 2 unit motor yang juga turut terbakar dalam insiden ini.
“Kami lakukan pengamanan, karena ini toko ya, ada motor juga tapi ikut terbakar. Sebenarnya, rumah sebelah juga terkena api, tapi tidak terlalu parah. Kalau yang toko sekaligus rumah tinggal ini ludes terbakar. Upaya pemadaman membutuhkan waktu, suplai air diambil dua kali,” kata Juwahir, Senin (29/8/2022) kemarin.
Petugas lakukan upaya pemadaman kebakaran di sebuah toko sekaligus rumah milik Slamet.
Juwahir mengatakan pada saat kejadian, rumah saat itu sedang kosong karena ada pertandingan voli di desa setempat. Sehingga, tidak ada korban jiwa maupun korban yang terluka dalam peristiwa tersebut. Namun untuk kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah.
“Ada beberapa barang dagangan yang masih bisa diselamatkan, kami amankan. Banyak warga yang datang ke lokasi juga ya. Kami imbau agar tidak mendekat,” katanya.
Pun, pihak kepolisian masih berada di lokasi. Belum bisa dipastikan munculnya api berasal dari mana. Karena, selain di dalam rumah terdapat gas elpiji, diketahui toko milik Slamet juga menjual bahan bakar minyak.
Menurut Wahyudi, kepala desa setempat belum diketahui asal mula api. Namun, api diketahui muncul oleh tetangga sebelah Slamet yang meminta tolong akibat terjadi kebakaran dan hampir menyambar rumahhya. Saat itu, Slamet dan anaknya tengah menonton voli antar dusun di lapangan desa setempat. Sehingga, tidak ada yang tahu ketika api mulai muncul.
Kegaduhan pun mulai menyebar ke tempat pertandingan voli. Pun, akhirnya pertandingan voli itu bubar, warga bergegas ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, tak kunjung bisa memadamkan api di lokasi kejadian. (Din/RED)





