ILUSTRASI.

Probolinggo, BeritaTKP.com – Seorang ustaz berinisial SN di Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, didatangi oleh puluhan warga, pada Jumat (16/2/2024) tengah malam.

Warga merusak rumah dan menganiaya SN yang diduga telah menyetubuhi seorang santriwati hingga hamil 3 bulan. Tak hanya itu, massa juga merusak rumah SN hingga sejumlah kaca jendela pecah.

Aksi main hakim ini dihentikan oleh polisi yang datang ke lokasi usai menerima laporan. Polisi lalu menjaga situasi agar tetap tetap kondusif dan mengevakuasi korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Waluyo Jati untuk mendapat perawatan medis.

Wakapolres Probolinggo Kompol Supiyan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke Unit PPA Polres Probolinggo, Jumat (16/2/2024) siang. Namun karena ada isu yang kurang baik, pada tengah malam puluhan massa mendatangi rumah terlapor untuk meluapkan emosinya.

“Kami mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri karena nantinya akan berurusan dengan hukum. Percayakan kasus ini kepada polisi dan sudah ditangani,” ujar Wakapolres, Sabtu (17/2/2024) dini hari.

Laporan dugaan persetubuhan tersebut sudah ditangani dan kini dalam pendalaman sehingga tidak bisa langsung dilakukan penahanan. “Kami sudah tindak lanjut laporan ini. Proses hukum tetap jalan,” katanya. (Din/RED)