Banyuwangi, BeritaTKP.com – Nur Hayik (67), warga yang bertempat tinggal di Lingkungan Kluncing, Kelurahan Giri, Kabupaten Banyuwangi, tiba-tiba diserang oleh segerombolan orang tak dikenal, hingga dirinya mendapatkan luka parah dibagian mata dan kepalanya.
Istri korban, Misrina menyatakan, kejadian ini dialami suaminya pada Selasa (27/9/202) dini hari tadi, sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu pelaku berjenis kelami laki-laki datang memasuki rumah korban. “Mereka masuk lewat pintu samping. Ada 4 orang semuanya pakai topeng dan membawa celurit,” terang Misrina.
Usai berhasil masuk ke rumahnya, keempat orang itu langsung berbagi tugas. Dua pelaku membekap celurit ke arah dirinya. Sementara dua orang lain menghajar Nur Hayik yang tengah berbaring di ranjang. Mereka menghajar menggunakan balok kayu.
“Saya dibekap, ngomong sedikit mulut saya ditutup. Punggung saya juga dipukul pakai gagang celurit. Diancam kalau masih mau hidup jangan banyak ngomong. Bapak dibekap pakai bantal,” ujar perempuan berusia 55 tahun tersebut.
Aksi penganiayaan tersebut berhenti setelah Nur Hayik menggigit jari salah satu pelaku. Pelaku berteriak kencang lalu kabur. “Pas digigit bapak mereka teriak. Terus mereka kabur lari ke arah barat,” kata dia.
Akibat kejadian tersebut, Nur Hayik mengalami luka robek di bagian kepala belakang dan lebam di mata bagian kanan, hingga memutuskan untuk membawa Hayik ke rumah sakit. Insiden telah dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi mata. (Din/RED)






