BANTEN, BeritaTKP.com – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik seorang pemuda nekat melompat dari atas kapal feri KMP Kirana saat berlayar dari Pelabuhan Merak, Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, beredar viral di media sosial. Korban diketahui bernama Andreas Lingsing (25), warga Kota Bandar Lampung.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu, 29 Juli 2026. Berdasarkan rekaman CCTV kapal, detik-detik sebelum kejadian memperlihatkan korban yang mengenakan pakaian serba hitam dan topi awalnya tampak duduk bersandar di salah satu tiang kapal sambil memainkan telepon genggamnya.
Tak lama berselang, Andreas berdiri dan berjalan mondar-mandir di area kapal. Selama beberapa menit, korban terlihat menelepon seseorang dengan gestur yang tampak gelisah, beberapa kali berhenti, menengok ke sekeliling, sebelum akhirnya berjalan menuju pagar pembatas kapal. Tanpa diduga, ia memanjat pagar pembatas tersebut dan langsung menjatuhkan diri ke laut lepas.
Aksi nekat tersebut sontak memicu kepanikan di kalangan penumpang dan kru kapal. Sejumlah orang yang melihat kejadian itu langsung berlari ke sisi kapal untuk memantau situasi korban setelah terjun ke perairan.
Fokus Pencarian oleh Tim SAR Merak dan Bakauheni Kepala Tim SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di wilayah perairan Merak, sehingga operasi pencarian utama dipimpin oleh Tim SAR Merak.
Kendati demikian, Tim SAR Bakauheni tetap menyiagakan personelnya guna mengantisipasi kemungkinan jasad atau korban terbawa arus laut hingga ke perairan Lampung Selatan.
“Peristiwa itu terjadi di perairan Merak saat kapal sedang berlayar menuju Bakauheni. Korban langsung melompat ke laut dan seluruh kejadian terekam CCTV,” ujar Rezie, Jumat (31/7/2026).
Pihaknya menambahkan, pemantauan intensif terus dilakukan mengingat arah angin dan arus laut berpotensi membawa korban mengarah ke perairan Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan. Koordinasi lintas wilayah terus dijalankan oleh tim SAR gabungan hingga proses pencarian dinyatakan selesai.(æ/red)





