Sape, BeritaTKP.com – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sape, Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat mengevakuasi korban sekaligus mengamankan terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Dusun Rato, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Selasa (19/8/2025) malam.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.30 WITA saat korban, M. Fadli (42), seorang aparatur sipil negara (ASN) asal Dusun Rato, sedang berbincang santai dengan temannya di depan rumah. Secara tiba-tiba, terduga pelaku berinisial MK alias One, yang juga warga setempat, datang dari arah belakang dan langsung melakukan pembacokan menggunakan parang. Akibat serangan mendadak itu, korban mengalami luka robek pada bagian kepala.
Kapolsek Sape AKP Sirajuddin, S.H., saat dikonfirmasi, Rabu (20/08) menjelaskan bahwa warga sekitar dengan sigap mengevakuasi korban ke BLUD Puskesmas Sape untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
“Sekitar pukul 20.45 WITA, petugas Kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku di Dusun Kore, Desa Naru. Pelaku kemudian dibawa ke Mako Polsek Sape sebelum akhirnya diamankan di Polres Bima Kota untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.
Setelah menjalani penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke RSUD Raba Bima sekitar pukul 21.00 WITA untuk perawatan lanjutan. Tak lama setelah peristiwa itu, sekitar pukul 21.10 WITA, keluarga korban bersama sejumlah warga Desa Sangia mendatangi Mako Polsek Sape dengan maksud menghakimi terduga pelaku. Situasi sempat memanas, namun Kapolsek AKP Sirajuddin bersama anggotanya langsung melakukan pengamanan serta memberikan imbauan hukum.
“Kami tegaskan, tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan oleh hukum. Hal itu justru akan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tegas AKP Sirajuddin.
Berbekal komunikasi persuasif, keluarga korban dan warga akhirnya memahami arahan polisi dan membubarkan diri dengan tertib. Hingga Rabu dini hari, situasi di Desa Sangia dilaporkan berangsur kondusif. Polsek Sape memastikan bahwa terduga pelaku MK alias One kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Bima Kota.
“Kami jajaran Kepolisian berkomitmen menindaklanjuti dan menangani kasus ini secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku, guna memberikan rasa keadilan bagi korban maupun masyarakat,” tutup Kapolsek Sape.(æ/red)





