
Gresik, BeritaTKP.com – Beredar kabar di media sosial jika ayah dari SAH (8), bocah SD yang matanya buta karena dicolok dengan tusuk bakso oleh kakak kelasnya tersebut diancam. Ancamannya adalah ia akan dipecat jika tidak segera mencabut laporannya.
Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum siswi SDN 236 gresik yang matanya buta usai dicolok menggunakan tusuk bakso. Ayah korban mengaku mendapatkan intimidasi dari Camat Menganti, Hendriawan Susilo.
Pengacara keluarga korban, Abdul Malik mengungkap hal itu diketahui saat dirinya menemani SAH melakukan pemeriksaan kembali mata kanannya di Surabaya Eye Clinic, pada Jumat (22/9/2023) lalu.
Abdul mengatakan, dugaan intimidasi yang dilakukan Camat Menganti kepada ayah korban, Samsul Arif (36) diperkirakan terjadi, pada Rabu (10/9/2023) lalu. “Kemarin camat menemui klien kami, disuruh buat pernyataan bahwa berita ini berita hoaks,” kata Malik, Jumat (22/9/2023).
Camat menganti disebut memaksa Samsul untuk meminta maaf karena telah membuat kegaduhan. Selain itu, ayah korban juga diminta mencabut laporannya di Polres Gresik. “Harus mencabut (lapora), kalau tidak mencabut nanti klien kami dipecat dari pekerjaanya sebagai Seketratis Desa (Randu Padangan) dalam tempo lima hari.” jelasnya.
Dikutip dari caption akun Instagram @fakta.beriita, Malik sendiri menyayangkan tindakan intimidasi yang dilakukan oelh Camat Menganti tersebut. Dia akan menempuh upaya hukum, apabila kliennya tersebut dipecat dari pekerjaannya.
Sementara itu, Ayah korban yakni Samsul Arif membenarkan jika sempat ada perangkat desa yang mendatangi rumahnya. Namun ia enggan memberikan kejelasan lebih lanjut terkait intimidasi yang ia dapatkan. “Iya (perangkat desa) itu teman-teman saya. (intimidasi dari Camat Menganti) Enggak mau komentar, takut disalahkan, silahkan ke sini (kuasa hukum),” kata Samsul.
Mendengar kabar ini, warganet pun menjadi geram. Banyak dari mereka merasa curiga dengan kasus tersebut, mulai dari Kepala Sekolah korban yang enggan memberikan statement, kemudian polisi yang mengaku CCTV terhapus, hingga saat ini pernyataan ayah korban yang mengaku diintimidasi oleh Camat Menganti.
“Ini kasus miris bgt sumpah…kemarin kepsek ny yg gamau ngasih statement, trus yg polisi bilang katanya cctv terhapus, sama yang ini bokap korban malah di ancam camat. Minimal spill background pelaku nih anak siapa sih. Tega bgt ya Allah, korban itu udah jadi buta loh,” ujar sebuah akun twitter @W*********.
Salah satu akun twitter @d*****A***** juga melontarkan hal serupa. Ia menyayangkan peran instansi yang dinilai kurang. “Sekelas camat sampe turun tangan buat ngancem ayah korban. Ini kalo ga orang berduit ga mungkin bisa nyuruh camat turun langsung. Kalo sampe ga keusut lembaga mana yang harus dipercaya.” katanya. (Din/RED)





