
Bojonegoro, BeritaTKP.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan Bus Rajawali Indah dan sebuah dump truk terjadi di jalur utama Bojonegoro–Babat, tepatnya di wilayah Kecamatan Baureno, pada Senin (26/1/2026) pagi. Insiden tersebut menyebabkan kernet bus mengalami luka parah, sementara penumpang dilaporkan selamat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, bus yang melaju dari arah Bojonegoro menuju Surabaya diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya (ngeblong), bus bertabrakan dengan dump truk berwarna kuning bernomor polisi AG 8724 EH yang hendak berbelok ke kanan.
Seorang warga setempat, Andi, mengatakan benturan terjadi sangat cepat karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat.
“Bus dari arah barat melaju kencang dan menyalip. Saat truk di depannya mau belok kanan, bus oleng dan langsung menabrak. Truk sampai terpelanting dan berputar arah,” ujarnya.
Akibat kerasnya benturan, dump truk terpental hingga menghantam pojok beton jembatan kecil serta tiang kabel di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, bus mengalami kerusakan berat di bagian depan dan keluar jalur hingga masuk ke bahu jalan sebelah kanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Seluruh penumpang bus dalam kondisi selamat. Namun, kernet bus mengalami luka cukup serius dan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Septian.
Ia menambahkan, dugaan awal penyebab kecelakaan adalah bus melaju terlalu kencang dan melakukan manuver mendahului secara tidak aman. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti.
Benturan keras yang terjadi pada pagi hari sempat mengejutkan warga sekitar. Sejumlah warga langsung mendatangi lokasi dan membantu memberikan pertolongan awal sebelum petugas tiba.
Hingga berita ini diturunkan, petugas Satlantas Polres Bojonegoro masih berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat, serta menunggu kendaraan derek guna mengevakuasi bus dan truk dari badan jalan.(æ/red)





