SURABAYA, BeritaTKP.com – Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Flyover Gubeng, Surabaya, pada Selasa, 9 Juni 2026 dini hari. Sebuah mobil Honda Brio terjun dari atas flyover setelah diduga hilang kendali dan menabrak pembatas jalan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.28 WIB di Jalan Gubeng Pojok, tepatnya di area taman bawah Flyover Gubeng, Kecamatan Genteng, Surabaya. Mobil itu ditumpangi oleh seorang pria dan seorang perempuan yang diduga berada dalam pengaruh alkohol.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau DPKP Surabaya, laporan kecelakaan pertama kali diterima dari seorang warga bernama Hadi pada pukul 01.28 WIB. Setelah menerima laporan, satu unit HDR Team Rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi satu menit kemudian.

Tim rescue tiba di lokasi sekitar pukul 01.32 WIB. Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk mengevakuasi korban serta kendaraan yang jatuh ke area taman di bawah jembatan.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama dan selesai sekitar pukul 02.42 WIB. Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk memastikan area sekitar aman.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Bayu Galih Raditya, mengatakan mobil tersebut awalnya melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi. Saat melintas di atas Flyover Gubeng, kendaraan diduga hilang kendali hingga akhirnya menabrak pembatas jalan.

Benturan keras membuat pembatas jalan rusak. Setelah itu, mobil langsung terjun ke area taman yang berada di bawah flyover. Akibat kejadian tersebut, dua orang yang berada di dalam mobil mengalami luka ringan.

Mobil yang terlibat kecelakaan diketahui merupakan Honda Brio bernomor polisi L 1184 ADT. Pengemudi mobil tersebut teridentifikasi bernama Jonathan S, berusia 36 tahun, warga Jalan Kalijudan Indah N, Surabaya.

Saat dievakuasi, Jonathan berada dalam kondisi sadar, tetapi mengalami syok akibat kecelakaan. Sementara satu korban perempuan yang ikut berada di dalam mobil disebut tidak membawa identitas saat kejadian.

Kedua korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Proses membawa korban ke rumah sakit dilakukan dengan pengawalan pihak kepolisian.

Sementara itu, kendaraan yang terjun dari flyover dievakuasi dan menunggu proses penderekan. Mobil tersebut selanjutnya akan dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

AKBP Bayu Galih memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kedua korban dalam kondisi sadar dan hanya mengalami luka ringan.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi dan pengemudi diduga berada dalam pengaruh alkohol sebelum mobil akhirnya terjun dari Flyover Gubeng.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi pengendara agar tidak memaksakan diri menyetir dalam kondisi tidak sadar penuh, apalagi setelah mengonsumsi alkohol. Selain membahayakan diri sendiri, tindakan tersebut juga bisa mengancam keselamatan pengguna jalan lain.(æ/red)