
Jombang, BeritaTKP.com – Nasib malang menimpa seorang pemuda bernama Rizky (22) yang menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal (OTK) di tepi Sungai Desa Sambongdukuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (19/11/2023) kemarin.
Anak jalanan yang merupakan warga asal Pandean, Desa Miagan, Mojoagung tersebut terkapar dengan luka bacok cukup serius di sejumlah bagian tubuhnya, hingga harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Jombang Jawa Timur.
Salah satu rekan korban bernama Dimas Saputra bercerita, ia bersama tiga temannya naik truk dari Madiun dan turun di Sambong Jombang Jawa Timur. “Saya itu mau pulang, dari lampu merah saya naik truk, terus truknya berhenti, saya turun mau cari tumpangan lagi,” ujarnya.
Kemudian, disebut Dimas, ada segerombolan orang sekitar 20 lebih mendatanginya. teman “Teman saya juga dicekik,” ucapnya.
Sudah pasti, dimas dan teman-temannya melarikan diri. Nahasnya, Rizki yang menjadi korban penganiayaan dan pembacokan oleh pelaku yang diduga sama-sama anak jalanan tersebut. Korban pun mengalami beberapa luka di punggung, kepala bagian belakang, dan lengan.
Kepala Desa Sambongdukuh Khairurroziqin menjelaskan, sekitar pukul 17.00 WIB, ia menerima laporan dari warga ada satu dari lima anak punk yang tergeletak bersimbah darah.
“Lokasi kejadiannya di dekat Dam Pancasila, Desa Sambongdukuh, tadi warga laporan itu sore menjelang maghrib,” kata kepala desa (Kades) yang akrab dipanggil Roziq, dilansir dari jurnaljatim.
Dilihatnya, didapati luka bacokan yang parah di area belakang punggung, kepala belakang dan lengan belakang sebelah kiri. “Setelah kita mengetahui ada beberapa luka, kita melakukan koordinasi dengan polsek dan minta bantuan RSI untuk mengantar korban ke RSUD Jombang,” ujarnya.
Menurut Roziq, korban dibacok pakai celurit dan pelakunya kurang lebih 10 orang masih belum diketahui karena langsung melarikan diri. “Pelaku dibacok oknum tidak jelas, sama-sama anak punk, setelah bersamaan dengan kegiatan acara di Semarang nggandol bak truk terbuka mungkin ada cekcok sehingga saat di wilayah sambong terjadi keributan,” ujarnya.
Kasus penganiayaan itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Sementara untuk korban sudah mendapat perawatan medis. “Kondisi korban sudah sadar, tadi dari Polsek Jombang juga sudah ke TKP, dan dari pemdes korban juga sudah datang,” ujarnya. (Din/RED)





