Jombang, BeritaTKP.com – Sebuah minibus Isuzu Panther L 1822 NT yang dikemudikan Chriss Sukro (65), warga asal Simpang Darmo Permai Surabaya, memasuki jalan setapak yang ada di area persawahan Dusun Kedungboto, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (21/7/2022) kemarin malam.

Saat mengemudikan mobil tersebut, Chriss mengaku ia mengkuti panduan google maps. Kemudian, Criss baru tersadar ketika mobilnya menghantam sesuatu. Ia lalu berhenti dan turun dari kendaraannya. Criss terkaget saat ia berada di jalan tanah setapak yang lebarnya hanya muat untuk satu mobil. Ditambah kanan dan kirinya adalah sebuah sawah luas membentang.

“Padahal jalannya sempit. Saya melaju dengan kecepatan 60 hingga 80 kilometer per jam. Saat di mobil, perasaan saya seperti melaju di jalan aspal. Saya mengikuti panduan melalui google maps,” ujar warga Surabaya ini yang masih nampak kebingungan.

Sebuah mobil terjebak di area persawahan, beberapa petugas melakukan evakuasi.

Chriss menjelaskan, dirinya berangkat dari Pantai Gemah Tulungagung. Di tempat tersebut dirinya mengikuti kegiatan paralayang. Balik ke Surabaya, Chriss memilih jalur Pare Kediri. Dari situ, dia bermaksud masuk melalui pintu gerbang tol Kertosono.

Karena tidak hapal jalur, Chriss menyalakan google maps melalui telepon pintar miliknya. Panduan itu dia turuti sembari mengemudikan mobil. Ternyata, mobil bukannya masuk gerbang tol. Justru melenceng jauh, yakni masuk area persawahan di Desa Balongsari. “Saya baru berhenti ketika ban mobil pecah. Lalu saya berhenti. Ternyata berada di sawah,” ujarnya.

Tentu saja, warga Surabaya ini panik. Dia tidak mengenal lokasi tempatnya berhenti. Dia kemudian menelepon salah satu stasiun radio. Chriss memberitahukan bahwa butuh pertolongan. Nah, dari situlah kegundahan Chriss perlahan mencair. Pasalnya, petugas dari Polsek Megaluh Jombang datang ke lokasi untuk memberikan bantuan.

Karena jalan sawah sempit, mobil tidak bisa putar balik. Sehingga untuk mengevakuasi kendaraan itu dari persawahan diderek menggunakan traktor. Polisi dibantu oleh warga setempat. Chriss yang masih syok kemudian dibawa ke Polsek Megaluh untuk istirahat.

Kapolsek Megaluh Iptu Wawan Purwoko membenarkan kejadian itu. Awalnya Kapolsek Megaluh mendapatkan informasi bahwa ada kecelakaan di Desa Balongsari. Wawan kemudian memerintahkan anggotanya untuk mengecek. Ternyata informasi tersebut benar adanya.

“Kita kemudian ke lokasi. Mobil kita derek menggunakan traktor sawah. Karena memang lokasi jalannya sempit. Itu jalan buntu. Pengendara kemudian kita silakan istirahat di Polsek Megaluh, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Surabaya,” pungkas Wawan. (Din/RED)