Sidoarjo, BeritaTKP.com – Kecelakaan lalu lintas dialami oleh mobil Toyota Hiace berwarna putih dengan mobil Innova. Diketahui mobil Toyota Hiace yang membawa 19 penumpang tersebut masuk parit di Jalan Arteri Porong Sidoarjo, Minggu (7/8/2022) kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB. seluruh penumpang dilarikan ke Rumah Sakit Pusdiklat Sabhara Polri di Porong Sidoarjo. Dari 19 penumpang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak mengalami luka ringan. Sedangkan 3 penumpang mengalami luka patah tulang.

Sopir mobil merupakan Suyitno (62) warga Kedung Rejo Sememi, Surabaya bahwa mobil Hiace N 7395 AB itu menuturkan kecelakaan berawal bahwa posisi mobilnya berada paling kanan. Sementara itu di samping kiri ada sebuah mobil Toyoto Innova.

Proses evakuasi penumpang dan mobil Toyota Hiace Putih yang memasuki parit.

Mobil Innova yang tidak diketahui nopolnya itu lantas mencoba mendahului, namun di depan ada sebuah dump truk. Sehingga antara Hiace dan Innova terjadi benturan dan Suyitno banting setir dan tercebur ke parit. “Setelah benturan body samping, saya banting setir ke kiri. Sehingga menabrak pembatas Jalan dan masuk parit,” kata Suyitno di lokasi kejadian Minggu (7/8/2022) kemarin.

Suyitno mengaku panik saat mobil tercebut ke parit, ditambah suara seluruh penumpang berteriak histeris. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa. “Saya sempat panik karena ada 14 penumpang dewasa dan 5 penumpang anak-anak. Saat dievakuasi oleh warga mereka semua menangis, terutamanya anak-anak. Semua penumpang warga Benowo Surabaya,” jelas Suyitno.

Anggota Lantas Polsek Porong Aiptu Koiron mengatakan korban seluruh penumpang telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RS Pusdiklat Sabhara Polri di Porong. Sedangkan mobil langsung dievakuasi dari parit.

“Akibat dari kecelakaan ini ada 19 penumpang di evakuasi ke RS Pusdiklat Sabhara Polri di Porong,” kata Koiron di lokasi kejadian.

Koiron menjelaskannya baik evakuasi penumpang maupun mobil berjalan berjalan lancar tanpa kendala. Evakuasi mobil sendiri dilakukan dengan mengerahkan satu unit crane.

“Saat evakuasi penumpang menemui kendala, karena kondisi parit sempit, pres dengan body mobil Hiace. Evakuasi mobil juga mengalami kendala, harus menggunakan crane untuk mengangkat mobil,” tandas Koiron. (Din/RED)