Surabaya, BeritaTKP.com – Seorang bocah berusia 10 tahun yang diduga tenggelam sejak Kamis (23/12) di Sungai DAS Kedurus Surabaya hingga saat ini masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan juga telah mencari bocah bernama Justin Aprilio Gunarto tersebut.
Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan bahwa hilangnya Justin berawal saat ia dan ibunya yang bernama Dian Marini ,43, tengah bermain di dalam rumahnya di Jalan Raya Mastrip Kedurus hingga pukul 13.30 wib, pada Kamis (23/12). Kemudian, Justin ditinggal ibunya beristirahat dan bermain sendiri. Namun, pada sekitar pukul 15.30 wib, Dian tak bisa menemukan putranya di mana pun.
“Saat diketahui korban tidak berada di dalam rumah, dan hanya ditemukan sandalnya, pintu depan rumah dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci,” terang Irvan, Jumat (24/12).
Ketika Dian berusaha mencari Justin, ia menyadari bahwa pintu belakang rumahnya terbuka. Ia kemudian menemukan sandal Justin tergeletak di tepi sungai. Setelah mencari ke sana ke mari, Dian berkesimpulan bahwa anaknya diduga tenggelam. Ia pun akhirnya melaporkan kejadian ini ke command center 112.
“Tim SAR gabungan dari BPB Linmas, Basarnas, Satpol PP, kepolisian, dan lain-lain kemudian langsung melakukan pencarian terhadap korban,” pungkas Irvan.
Pencarian Justin di hari pertama dilakukan hingga pukul 20.00 wib. Para petugas juga menerjunkan penyelam untuk mencari keberadaan korban. Selain itu, dua perahu karet juga digunakan untuk sistem manuver agar membuat pusaran air.
“Pada pukul 20.05 wib, pencarian dihentikan dan dilanjut evaluasi oleh rekan Basarnas,” imbuh Irvan.
Di hari kedua pencarian, pada Jumat (24/12), para petugas SAR gabungan sudah bersedia sejak pukul 05.00 wib. Mereka mulai apel dan bersiap untuk mencari keberadaan Justin yang diduga tenggelam di sungai itu. Pencarian hari ini difokuskan di radius 300 meter dari titik hilang.
“Semoga hari ini bisa ditemukan,” doa Irvan.
(k/red)






