MALANG,BeritaTKP.Com- Dua orang warga di Kota Malang menjadi korban semburan ular cobra. Kedua warga tersebut segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo mengatakan, kedua korban adalah Dwi Yulianto,42, dan Suprapto ,60, warga Jalan Kolonel Sugiono I A, RT 05 RW 06, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

“Peristiwa kemarin malam sekitar pukul 20.30 wib. Warga melapor kepada kami adanya bahwa ada ular cobra dirumah salah satu warga yang menjadi korban,” ujar Teguh kepada awak media yang meliputnya pada, Selasa (15/6/2021).

Proses evakusi ular kobra dari dalam kamar warga.

Setelah mendapatkan laporan dari alah satu warga, Tim Pemadam Kebakaran yang berjumlah 5 orang  segera mendatangi lokasi. Ular kobra  tersebut termasuk jenis kobra Jawa. Berbekal peralatan yang dimiliki oleh tim, tim kemudian menyisir setiap sudut rumah dan ular tersebut berhasil ditemukan di dalam kamar salah satu korban.

Menurut Teguh,ular cobra itu memiliki panjang sekitar 130cm. “Ular kobra jenis Jawa atau Naja seputatric, dan tim berhasil mengevakuasi ular tersebut ketempat yang aman. Kini ular tersebut berada dimako,” terang Teguh.

Dua korban, kata Teguh, yang terkena semburan dari ular kobra  di bagian mata. Mereka awalnya hendak mengevakuasi ular yang ditemukan di dalam kamar.

“Untuk dua korban terkena semburan di bagian mata, dan kini sedang berada di RSSA. Karena ketidaktahuan korban, tentang jenis ular yang mereka temukan, terus mencoba dengan menggunakan kayu untuk mengevakuasi ular tersebut dari dalam kamar. Dan ternyata ularnya nyembur,” beber Teguh.

Sementara Nur Hasan, tetangga korban menambahkan, awalnya Dwi Yulianto mendengar teriakan anaknya, saat melihat ular di dalam kamar.

“Tiba-tiba terdengar suara mendesis, anak Pak Dwi kaget dan teriak minta tolong,” kata Nur Hasan terpisah.

Teriakan penghuni rumah tersebut kemudian mengundang kehadiran warga kerumah korban. Nahas, dua orang yang hendak mengevakuasi ular yang bersembunyi di sudut kamar, justru terkena semburan terkena semburan dari ular tersebut.

“Pak Dwi dan Pak Suprapto kena semburan di bagian matanya,” ungkap Nur Hasan. [AES]