meninjau longsor di Dusun Barat Sungai Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang

LUMAJANG, BeritaTKP.Com  -Dusun Barat Sungai Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajan, Kabupaten Lumajang  Sebanyak tujuh rumah warga yang terdampak longsor rencananya akan direlokasi.

Di lokasi tersebut menumpuk berjuta-juta kubik material tanah gembur. Maka tak mungkin tempat itu bisa kembali didirikan rumah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tanah longsor untuk tidak kembali karena potensi bencana sangat tinggi,” ungkap Thoriq, Kamis 4/3/2021.

Untuk masalah relokasi pihaknya telah melakukan koordinasi dengan manajemen PT Agri Halba.

Sebab masyarakat yang terdampak itu merupakan buruh pabrik dari perusahaan tersebut.

“Jadi warga itu karyawan PT Agri Halba yang tinggal di atas lahan perusahaan tersebut. Maka kami sudah melakukan komunikasi agar perusahaan bersedia mengganti rumah warga yang terdampak,” pungkasnya.

Sementara itu, Manajer PT. Agri Halba, Suhartono menjelaskan, pihaknya sudah menyediakan lahan untuk digunakan tempat relokasi.

Sedikitnya ada 4 rumah yang sudah siap untuk dijadikan tempat tinggal sementara.

“Kami dari pihak PT. Agri Halba sudah menyiapkan 4 rumah sebagai tempat tinggal sementara yang terletak di area perumahan perkebunan,” ungkapnya.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

 Demikian, setiap warga ditafsir mengalami kerugian hingga puluhan jutuhan rupiah.

Sebab dari kejadian tersebut dilaporkan ada banyak harta benda warga yang tidak bisa diselamatkan, bahkan 68 kambing dan 2 sapi mati tertimbun longsor. SH/Red