DELI SERDANG, BeritaTKP.com – Seorang guru sekolah dasar (SD) berinisial MJ di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diperiksa polisi setelah muncul dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswa. Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan MJ diamuk massa beredar di media sosial.
Peristiwa itu memicu kemarahan warga dan orang tua murid. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga terlihat mengerumuni lingkungan sekolah dan melakukan kekerasan terhadap MJ.
Aparat kemudian mengamankan MJ untuk menghindari serangan susulan. Dalam video lainnya, sejumlah anggota TNI terlihat mengawal MJ menuju mobil polisi.
Kasus ini disebut bermula dari pengaduan seorang siswa kepada ibunya. Informasi tersebut kemudian menyebar dan memicu kemarahan warga serta orang tua murid.
Polisi Masih Dalami Dugaan Pelecehan
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Isral, membenarkan bahwa MJ sedang menjalani pemeriksaan terkait dugaan tersebut.
“Masih kami dalami, sedang menjalani pemeriksaan,” kata Isral, Kamis (29/10/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, A Fitrian Syukri, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan sementara, terdapat sembilan siswa yang diduga menjadi korban.
Ia menegaskan, penanganan perkara tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.
“Ini menjadi bahan evaluasi kami di Dinas Pendidikan Deli Serdang agar semua satuan pendidikan dasar menjadi wadah pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa,” ujar Fitrian.
Sembilan Siswa Diduga Mendapat Pendampingan
Para siswa yang diduga menjadi korban saat ini mendapatkan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana setempat.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu para siswa menghadapi situasi yang terjadi, sekaligus memastikan kebutuhan perlindungan mereka mendapat perhatian.
Hingga kini, polisi masih mendalami laporan dugaan pelecehan seksual tersebut, termasuk memeriksa pihak-pihak terkait dan mengumpulkan keterangan untuk mengungkap fakta kejadian.
Identitas MJ masih sebatas inisial. Dugaan terhadapnya juga masih dalam proses pemeriksaan dan belum menjadi putusan hukum.(æ/red)





