SIDOARJO, BeritaTKP.com – Peristiwa duel menggunakan senjata tajam terjadi di Jalan Wadungasri, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 05.20 WIB. Insiden tersebut melibatkan seorang pedagang es degan bernama Purnomo dengan pria yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Akibat peristiwa itu, pria tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Purnomo mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Kapolsek Waru, Kompol Miftahul Amin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi kini masih menyelidiki rangkaian peristiwa, termasuk asal-usul senjata tajam yang digunakan.

1. Kejadian Berlangsung Saat Pedagang Bersiap Berjualan

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.20 WIB ketika Purnomo sedang mempersiapkan dagangan es degannya di Jalan Wadungasri.

Menurut informasi dalam laporan, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut tiba-tiba mendatangi Purnomo dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Serangan mendadak itu kemudian memicu perkelahian di lokasi kejadian dan mengundang perhatian warga sekitar.

2. Pedagang Melakukan Perlawanan

Saat menghadapi serangan yang membahayakan dirinya, Purnomo melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.

Duel antara keduanya pun tidak terhindarkan. Dalam kejadian tersebut, kedua orang dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Kapolsek Waru, Kompol Miftahul Amin, membenarkan bahwa kedua pihak mengalami luka dalam insiden tersebut. Namun, rincian lengkap mengenai rangkaian perkelahian masih didalami oleh kepolisian.

3. Satu Orang Meninggal Dunia di Lokasi

Perkelahian tersebut berakhir dengan meninggalnya pria yang diduga mengalami gangguan jiwa di tempat kejadian.

Jenazahnya kemudian dievakuasi petugas ke RSUD Sidoarjo Notopuro untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Purnomo yang mengalami luka dibawa ke Rumah Sakit Bunda Waru untuk mendapatkan penanganan medis.

4. Polisi Selidiki Asal-usul Senjata Tajam

Polsek Waru masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mengungkap secara jelas peristiwa tersebut.

Salah satu hal yang menjadi fokus penyelidikan adalah asal-usul senjata tajam yang digunakan dalam perkelahian, terutama bagaimana senjata tersebut bisa berada di tangan pria yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk membantu mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

5. Kronologi Lengkap Masih Didalami

Meski informasi awal menyebut Purnomo melakukan perlawanan setelah diduga diserang lebih dahulu, kepolisian masih mendalami detail kejadian dan keterangan para saksi.

Penyelidikan diperlukan untuk memastikan rangkaian peristiwa serta mengungkap fakta-fakta yang melatarbelakangi perkelahian tersebut.

Hingga informasi dalam laporan sumber diterbitkan, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai identitas pria yang meninggal dunia maupun hasil akhir penyelidikan polisi.(æ/red)