BANYUWANGI, BeritaTKP.com – Kebakaran hebat melanda dua blok kandang ayam di Dusun Jatirejo, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (11/10/2026) dini hari. Sebanyak 28 ribu anak ayam atau day-old chick (DOC) mati dalam peristiwa tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 2,556 miliar.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pemanas anak ayam yang sedang beroperasi di dalam kandang. Namun, penyebab pasti kebakaran masih mengacu pada hasil investigasi awal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi.

Kepala Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, menjelaskan bahwa mesin pemanas tersebut digunakan untuk menjaga suhu kandang agar sesuai bagi anak ayam.

“Berdasarkan hasil investigasi awal, kebakaran diduga dipicu gangguan atau korsleting pada mesin pemanas DOC yang sedang beroperasi di dalam kandang untuk menjaga suhu anak ayam,” ujar Edy, Minggu (11/10/2026).

Api Diketahui Sekitar Pukul 03.30 WIB

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 03.30 WIB. Pemilik kandang, Wibi Yogasta, menerima laporan darurat dari pekerjanya yang melihat kobaran api di bagian belakang sebelah kiri kandang.

Api dengan cepat membesar dan merambat hingga melalap dua bangunan kandang yang berada di sisi barat dan timur.

Para pekerja sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api menyebar dengan cepat.

Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari bambu dan kayu, ditambah benda-benda yang mudah terbakar di sekitar mesin pemanas, turut mempercepat penyebaran api.

Damkarmat dan Warga Berjibaku Memadamkan Api

Laporan kebakaran diterima Damkarmat Banyuwangi pada pukul 04.15 WIB. Tim dari Sektor Bangorejo kemudian bergerak ke lokasi bersama Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), dengan dukungan unsur TNI, Polri, perangkat desa, dan warga setempat.

Berkat upaya petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Penanganan kebakaran dinyatakan tuntas pada pukul 08.15 WIB.

Dua Kandang dan Peralatan Hangus

Selain menyebabkan kematian 28 ribu anak ayam, kebakaran menghanguskan dua blok bangunan kandang, satu unit generator set (genset), mesin pemanas DOC, blower, serta sekitar 10 ton pakan ayam.

Damkarmat Banyuwangi memperkirakan total kerugian material mencapai Rp 2.556.000.000 atau sekitar Rp 2,5 miliar.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” pungkas Edy.

Dugaan korsleting pada mesin pemanas menjadi salah satu fokus investigasi awal untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan dua blok kandang tersebut.(æ/red)