JAKARTA, BeritaTKP.com — Jenazah Surakman, anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang menjadi korban dalam insiden hilangnya kapal cepat di perairan Gunung Anak Krakatau, telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (24/9/2026) pagi.
Jenazah tiba di Terminal Kargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.46 WIB dalam peti berwarna cokelat yang dibungkus plastik bening. Setelah tiba, jenazah langsung dibawa untuk menjalani proses serah terima sebelum diberangkatkan menuju rumah duka di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Pihak keluarga telah menunggu kedatangan jenazah, di antaranya Abeng yang merupakan sepupu almarhum serta Yamin, anak ketiga Surakman. Setelah proses administrasi selesai, keluarga menerima penyerahan jenazah dari Polda Bengkulu kepada Polda Banten.
Bupati Pandeglang RA Dewi Setiani menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang membantu proses pemulangan jenazah Surakman. Ia juga menyampaikan dukungan kepada keluarga agar diberikan ketabahan atas musibah tersebut.
“Atas nama pribadi, masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, dan keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Bengkulu yang sudah membantu prosesi kepulangan warga kami,” ujar Dewi.
Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes dr. Effri Susanto mengatakan, pihaknya menyerahkan jenazah Surakman yang telah teridentifikasi melalui proses pemeriksaan sebelumnya kepada Polda Banten untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.
Polda Bengkulu juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Setelah proses serah terima, jenazah langsung dibawa menuju rumah duka di Pandeglang. Rencananya, jenazah akan disalatkan di Masjid Al Huseini yang berada dekat rumah korban sebelum dimakamkan di TPU Ki Demang, Desa Carita, Pandeglang.(æ/red)





