PRINGSEWU, BeritaTKP – Warga Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, dikejutkan dengan penemuan seorang petani berinisial W (57) yang meninggal dunia pada Senin pagi, 14 September 2026.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di sekitar rumahnya. Polisi menyebut hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sebelum kejadian, korban diketahui sempat menyampaikan keluhan terkait hasil panen yang buruk serta kondisi ekonomi yang sedang sulit.
Ditemukan Istri di Sekitar Rumah
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban, Samiyah, sekitar pukul 05.10 WIB.
Saat itu, Samiyah hendak mengambil gabah kering yang berada di sekitar rumah. Namun, ketika berada di area samping rumah, ia menemukan suaminya dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Samiyah kemudian meminta bantuan warga sekitar. Laporan tersebut diteruskan kepada aparatur pekon dan pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan.
Polisi Lakukan Olah TKP
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis dari Puskesmas Ambarawa.
Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra mengatakan, petugas telah melakukan pemeriksaan lokasi dan kondisi korban.
Dari hasil pemeriksaan medis awal, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.
“Untuk sementara dari hasil pemeriksaan dan olah TKP tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana,” ujar Dadi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sempat Mengeluh Masalah Panen dan Ekonomi
Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi pertanian yang tidak sesuai harapan.
Korban disebut mengalami masalah setelah hasil panen padi menurun dan kondisi ekonomi keluarga mengalami kesulitan.
Namun, pihak kepolisian menegaskan belum menyimpulkan bahwa persoalan tersebut menjadi penyebab utama peristiwa tersebut.
Polisi masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari keluarga serta warga yang mengetahui kondisi korban sebelum kejadian.
Keluarga Menolak Autopsi
Pihak keluarga korban menyatakan tidak ingin dilakukan proses autopsi terhadap jenazah.
Setelah seluruh pemeriksaan awal selesai dilakukan, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh.(æ/red)