BANDAR LAMPUNG, BeritaTKP – Seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai pak ogah di Bandar Lampung menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang bersenjata tajam.
Korban bernama Mera Aprijal (39) mengalami luka serius setelah diserang di kawasan Jalan Soekarno Hatta atau Bypass, tepatnya dekat perputaran Pool Bus Rosalia, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
Akibat kejadian tersebut, korban harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung.
Korban Didatangi Pria yang Meminta Uang
Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban sedang menjalankan aktivitasnya membantu kendaraan yang hendak berputar arah.
Saat itu, dua orang pria datang menghampiri korban dan diduga meminta sejumlah uang.
Namun, korban menolak memberikan uang tersebut sehingga terjadi adu mulut antara korban dan kedua pria tersebut.
Perselisihan kemudian berkembang menjadi perkelahian hingga akhirnya sejumlah orang lain datang ke lokasi.
Delapan Orang Diduga Ikut Menyerang
Menurut kepolisian, setelah terjadi cekcok awal, sekitar delapan orang lainnya datang membawa senjata tajam.
Mereka kemudian diduga menyerang korban secara bersama-sama hingga mengalami luka parah.
Usai melakukan pengeroyokan, para pelaku meninggalkan lokasi dan korban ditemukan dalam kondisi terluka.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di kepala, punggung, serta bagian tubuh lainnya.
Korban juga mengalami patah kaki kiri dan jari kelingking tangan kiri putus akibat kejadian tersebut.
Polisi Amankan Bukti dan Satu Pelaku
Polisi telah melakukan penyelidikan dengan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi kejadian.
Selain itu, polisi juga mengamankan sebuah batu yang diduga digunakan dalam aksi pengeroyokan.
Dari hasil penyelidikan, satu orang terduga pelaku bernama Rino Putra Berlian berhasil diamankan.
Rino ditangkap di kediamannya di kawasan Jalan Sultan Agung, Gang Tirtayasa, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu.
Lima Pelaku Lain Masih Diburu
Selain Rino, polisi masih memburu lima orang lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Kelima orang tersebut masing-masing berinisial Heri, Tio, Aldo, Riski, dan Bangdi.
Polisi menduga Bangdi merupakan salah satu pelaku utama dalam kasus pengeroyokan tersebut.
Tim gabungan dari Resmob atau URC Polresta Bandar Lampung, Unit Kamneg Sat Intelkam Polresta Bandar Lampung, dan Polsek Labuhan Ratu masih melakukan pengembangan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku.
Polisi Dalami Motif Pengeroyokan
Pihak kepolisian masih mendalami latar belakang aksi kekerasan tersebut, termasuk kemungkinan adanya hubungan antara para pelaku dengan korban.
Polisi juga menyebut salah satu terduga pelaku diduga pernah terlibat kasus hukum sebelumnya.
Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai aturan hukum.(æ/red)