JOMBANG, BeritaTKP.com – Insiden kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur arteri nasional Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Sebuah truk boks bermuatan air mineral menabrak tiga unit sepeda motor dan sejumlah pejalan kaki tepat di depan Kantor Samsat Jombang atau di seberang pabrik sepatu PT Pei Hai International Wiratama.

Akibat kecelakaan beruntun ini, dua orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka. Mayoritas korban merupakan para buruh pabrik yang tengah bersiap masuk kerja atau menyeberang jalan.

Kronologi Kejadian Akibat Rem Blong Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk boks Hino bernomor polisi B 9188 PEU yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial ABD (24), warga Muncang, Lebak, Banten, melaju dari arah timur ke barat (dari Mojokerto menuju Jombang) di lajur kiri.

Setibanya di lokasi kejadian, truk mendadak mengalami gangguan fungsi pengereman.

“Truk dari arah timur melaju di lajur kiri, sesampai di TKP, kondisi rem tidak berfungsi (rem blong),” ungkap Ipda Nurul Iman.

Akibat rem blong tersebut, pengemudi kehilangan kendali sehingga truk menghantam tiga sepeda motor serta empat pejalan kaki yang sedang beraktivitas di sekitar gerbang pabrik.

Saksi mata di lokasi, Sumaun (40), menambahkan bahwa saat kejadian suasana jalan cukup ramai karena bertepatan dengan jam masuk kerja karyawan pabrik sepatu PT Pei Hai.

“Kejadiannya sekitar setengah tujuh, truk menabrak beberapa sepeda motor dan karyawan Pei Hai yang mau menyeberang jalan. Kebanyakan karyawan Pei Hai, ada juga yang mengantar kerja,” terang Sumaun.

Identitas Kendaraan yang Terlibat Berdasarkan data dari Satlantas Polres Jombang, total korban yang terdampak kecelakaan ini berjumlah delapan orang. Selain menghantam empat pejalan kaki, truk boks tersebut juga menabrak tiga kendaraan roda dua, yaitu:

  1. Sepeda motor Honda Vario berpelat nomor S 5628 OCY
  2. Sepeda motor Honda BeAT berpelat nomor S 4948 ON
  3. Sepeda motor Yamaha Vega R berpelat nomor S 2181 OY

Seluruh korban tewas dan luka-luka langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama warga setempat ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, sopir truk serta kendaraan yang terlibat telah diamankan di kantor kepolisian guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut terkait kecelakaan maut akibat dugaan rem blong tersebut.(æ/red)