SEMARANG, BeritaTKP.com – Seorang siswa sekolah dasar (SD) meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya tertabrak kereta api (KA) barang pengangkut peti kemas di perlintasan sebidang antara Stasiun Jerakah dan Stasiun Semarang Poncol, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (20/7/2026).
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKP Untung Ariyono mengatakan, sepeda motor tersebut membawa seorang pria dewasa bersama dua anak SD.
“Sebuah sepeda motor ditumpangi seorang pria dewasa dan dua anak SD,” ujar Untung.
Diduga Menerobos Palang Perlintasan
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi saat sepeda motor tertabrak KA barang yang melaju dari arah barat menuju timur.
Lokasi kejadian diketahui telah memiliki palang pintu perlintasan dan dijaga oleh petugas. Namun, pengendara motor diduga tetap memaksakan diri melintas meski palang sudah tertutup.
“Sudah diperingatkan petugas, tetapi nekat menerobos,” kata Untung.
Akibat kejadian tersebut, satu anak SD meninggal dunia di lokasi. Sementara pengendara motor dan satu anak SD lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Masinis Sudah Membunyikan Klakson
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan kereta yang terlibat merupakan KA barang pengangkut peti kemas dengan rute Jakarta–Surabaya.
Menurutnya, masinis telah memberikan peringatan sebelum kecelakaan terjadi dengan membunyikan klakson berulang kali. Namun, tabrakan tetap tidak dapat dihindarkan karena sepeda motor sudah berada di jalur perjalanan kereta.
Kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk memastikan kronologi lengkap dan penyebab pasti kejadian.(æ/red)




