INDRAMAYU, BeritaTKP.com – Kecelakaan maut yang melibatkan mobil pikap dan dua unit truk di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/7/2026), menyisakan duka mendalam. Insiden yang menewaskan belasan orang ini dipicu oleh kecelakaan beruntun saat mobil pikap yang mengangkut rombongan pengantin hendak memutar balik.
Deden Ibad, pengemudi truk Hino Wing Box yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, memberikan keterangannya. Ia mengaku sedang dalam perjalanan dari Cikampek menuju Semarang saat kejadian berlangsung. Menurut Deden, tabrakan terjadi karena momentum yang tidak terelakkan.
“Nabrak dari belakang. Rem bagus, tapi jarak antar kendaraan sudah tidak memungkinkan untuk dihindari,” ujar Deden saat dimintai keterangan, Senin (13/7/2026).
Kronologi Kejadian Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan, menjelaskan bahwa mobil pikap Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi E 8559 RB yang dikemudikan Warkidi melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon dengan membawa 17 penumpang yang baru pulang dari pesta pernikahan.
Petaka terjadi saat pikap tersebut berhenti di lajur kanan untuk memutar arah. Saat itulah, truk Hino Wing Box yang dikemudikan Deden menghantam bagian belakang pikap. Akibat benturan keras tersebut, mobil pikap terdorong ke depan dan masuk ke jalur berlawanan, lalu kembali ditabrak oleh truk Hino bak bernomor polisi E 8846 BA.
Daftar Korban Insiden ini mengakibatkan 12 orang meninggal dunia (termasuk sopir pikap yang sempat dirawat) dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia mayoritas berasal dari Kecamatan Lelea dan Kecamatan Lohbener, Indramayu.
Berikut adalah daftar korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut:
- Mohamad Iqbal (12)
- Sawen (40)
- Ayu Wulandari (32)
- Karsinih (60)
- Sinta (32)
- Sanerah (46)
- Riyan Toni (6)
- Idah (39)
- Yunah (49)
- Atsal Albara (3)
- Warkidi (45) – Sopir pikap (Data satu korban meninggal lainnya menyusul sesuai pembaruan laporan)
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh kronologi dan memproses kasus ini secara hukum. Sementara itu, korban luka-luka saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit setempat.(æ/red)





