SURABAYA, BeritaTKP.com – Kasus pengeroyokan yang melibatkan sejumlah remaja kembali menelan korban jiwa di Surabaya, Jawa Timur. Seorang remaja berinisial TJK (19), yang baru saja lulus SMA, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya.

Korban mengembuskan napas terakhir di RSUD dr. Soetomo Surabaya pada Kamis (4/6/2026) dini hari. Sebelum meninggal, TJK sempat berada dalam kondisi koma selama lima hari akibat pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh beberapa temannya sendiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tragis tersebut berawal dari persoalan sepele yang berkaitan dengan sandal. Namun, perselisihan itu berkembang menjadi aksi kekerasan yang berujung pada pengeroyokan terhadap korban.

Selama menjalani perawatan medis, kondisi korban terus dipantau secara intensif oleh tim dokter. Meski berbagai upaya penanganan telah dilakukan, kondisi kesehatannya semakin memburuk.

Tim medis akhirnya menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 04.11 WIB setelah hampir seluruh organ vital dalam tubuhnya mengalami penurunan fungsi secara signifikan.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara Surabaya. Polisi melakukan autopsi dan visum lanjutan guna mengungkap secara lengkap penyebab kematian serta mengumpulkan bukti dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Penyidik terus mendalami kronologi kejadian dan peran masing-masing pihak yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik yang berawal dari masalah kecil dapat berujung pada konsekuensi yang sangat fatal apabila diselesaikan dengan kekerasan.(æ/red)