Pasuruan, BeritaTKP.com – Seekor monyet dari kawasan hutan mangrove masuk ke lingkungan Madrasah Aliyah Tarbiyatus Salafiyah di Jalan Hang Tuah Gang 7, Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Keberadaan satwa liar tersebut membuat aktivitas sekolah terganggu selama beberapa hari terakhir.
Monyet itu diketahui muncul di sekitar area sekolah sejak tiga hari terakhir. Kehadirannya membuat para pelajar dan guru merasa khawatir karena hewan tersebut beberapa kali terlihat mendekati ruang kelas dan area tangga sekolah.
Salah seorang guru, Nur Khasanah, mengatakan monyet tersebut awalnya hanya terlihat berada di atas pohon. Namun, pada Jumat, 5 Juni 2026, monyet itu mulai turun dan masuk ke area sekolah.
“Kalau kemarin memang sudah ada, tapi hanya di pohon saja. Hari ini turun ke area sekolah,” kata Khasanah.
Menurut Khasanah, monyet tersebut sempat terlihat mondar-mandir di lingkungan sekolah sambil mencari makanan. Sesekali hewan itu bergelantungan di pepohonan, lalu kembali masuk ke sekitar area sekolah.
Kondisi tersebut membuat para siswa panik. Mereka khawatir monyet tiba-tiba masuk kelas atau menyerang warga sekolah apabila merasa terganggu.
Kekhawatiran semakin terasa saat jam pulang sekolah. Sejumlah siswa memilih berlari meninggalkan lokasi karena takut monyet tersebut mendekat.
“Anak-anak banyak yang kabur karena takut,” ujar Khasanah.
Para guru juga merasa cemas karena perilaku satwa liar sulit diprediksi. Mereka khawatir keberadaan monyet di lingkungan sekolah dapat membahayakan siswa, terutama jika hewan tersebut merasa terancam atau terganggu.
Khasanah menduga monyet tersebut berasal dari kawasan hutan mangrove Kelurahan Tambakan yang lokasinya tidak jauh dari sekolah. Hingga kini, monyet itu masih beberapa kali terlihat di sekitar lingkungan sekolah dan membuat warga sekitar ikut waspada.
Keberadaan monyet di area sekolah ini menjadi perhatian karena mengganggu proses belajar mengajar dan menimbulkan rasa takut bagi siswa. Pihak sekolah berharap ada penanganan dari pihak terkait agar satwa tersebut dapat diamankan tanpa membahayakan warga maupun hewan itu sendiri.
Masyarakat diimbau tidak mengganggu atau mencoba menangkap monyet tersebut secara sembarangan. Jika melihat satwa liar masuk permukiman atau sekolah, warga sebaiknya segera melapor kepada petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan aman.(æ/red)





