
PAMEKASAN, BeritaTKP.com — Polres Pamekasan berhasil mengungkap kasus pencurian emas di Toko Emas Jakarta, wilayah Kabupaten Pamekasan. Dalam kasus tersebut, dua perempuan yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan di wilayah Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kasus pencurian itu terjadi pada 2 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan pada 9 Mei 2026.
Setelah menerima laporan, Tim Resmob Satreskrim Polres Pamekasan langsung melakukan penyelidikan. Titik terang mulai ditemukan setelah polisi menerima dan menganalisis rekaman CCTV asli dari pelapor pada 11 Mei 2026.
Dari hasil pendalaman rekaman CCTV, polisi berhasil melacak keberadaan para terduga pelaku yang ternyata telah melarikan diri keluar Pulau Madura.
Melalui koordinasi dengan Tim Resmob Satreskrim Polres Dompu, NTB, polisi akhirnya berhasil mengamankan dua perempuan berinisial AL (24) dan UN (51) di wilayah Dompu.
Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, mengatakan kedua terduga pelaku kini telah dibawa ke Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Alhamdulillah tim kami baru sampai di Pamekasan setelah perburuan pelaku di NTB. Saat ini kedua terduga pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami keterlibatan jaringan mereka yang lebih luas, serta melacak barang bukti emas yang telah diambil,” terang Yoyok, Rabu (20/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kedua pelaku bukan pelaku amatir. Mereka diduga merupakan bagian dari jaringan pencurian spesialis lintas pulau dan lintas provinsi yang beraksi di sejumlah daerah.
Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku menjalankan aksinya dengan berpura-pura menjadi pembeli. Mereka datang ke toko emas saat kondisi ramai, lalu berpura-pura melihat-lihat perhiasan.
Saat penjual lengah, salah satu pelaku diduga menyelipkan gelang emas ke bagian lengan dan menutupinya dengan pakaian berlengan panjang. Setelah itu, pelaku berhasil membawa kabur emas tersebut.
Polres Pamekasan mengapresiasi partisipasi korban dan masyarakat yang cepat menyerahkan bukti rekaman CCTV asli kepada pihak kepolisian. Bukti tersebut dinilai membantu proses pengungkapan kasus hingga para terduga pelaku dapat diamankan dalam waktu singkat.
Saat ini, polisi masih mendalami jaringan para pelaku dan menelusuri keberadaan barang bukti emas yang telah dicuri.(æ/red)





