KUDUS, BeritaTKP.com — Kebakaran rumah terjadi di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Senin (18/5/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan dua penghuni rumah meninggal dunia.
Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, yakni Mbah Niti (82) dan putranya, Sujono (68). Keduanya merupakan pemilik rumah yang terbakar.
Kapolsek Jati, AKP Noor Hadi Cahyo, mengatakan kedua korban mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut. Mbah Niti diketahui dalam kondisi sakit dan sehari-hari hanya terbaring di kamar.
“Korban merupakan ibu dan anak, mereka mengalami luka bakar,” kata AKP Noor Hadi Cahyo, Senin (18/5/2026).
Menurut Hadi, kebakaran rumah tersebut diketahui sekitar pukul 01.00 WIB. Saat ditemukan, kedua korban berada di lokasi berbeda di dalam rumah.
“Korban ditemukan di lokasi berbeda, satu di kamar mandi dan satu di kamar depan,” ujarnya.
Hadi menjelaskan, warga baru mengetahui kebakaran saat kondisi api sudah membesar. Akibatnya, warga tidak dapat mengevakuasi kedua penghuni rumah tersebut.
“Warga mengetahui api sudah membesar,” jelasnya.
Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga yang tinggal di depan rumah korban. Saat itu, warga melihat kobaran api sudah membesar dari rumah tersebut.
Tetangga korban bersama warga sekitar kemudian berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, seperti selang air dan ember.
“Tetangga korban ini melihat kobaran api sudah membesar dan kemudian berusaha memadamkan api dibantu warga sekitar dengan alat seadanya berupa selang air dan ember air,” ujar Munaji.
Warga juga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak lama kemudian, petugas tiba di lokasi dan melakukan proses pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB. Saat petugas melakukan proses pendinginan, dua korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah.
“Pukul 02.00 WIB api berhasil dipadamkan. Saat melakukan pendinginan api, mendapati adanya dua korban dengan kondisi meninggal dunia di dalam rumah,” jelas Munaji.
Munaji menambahkan, rumah yang terbakar berukuran sekitar 10 x 8 meter. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari kompor yang kemudian merambat ke sejumlah benda mudah terbakar di dalam rumah.
“Dugaan api masih dalam lidik. Sementara sumber api berasal dari kompor yang kemudian merambat ke objek mudah terbakar,” terangnya.(æ/red)





