Nganjuk, BeritaTKP – Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta segenap rombongannya adalah dalam rangka meresmikan Museum Pahlawan Buruh Nasional yakni Marsinah, seorang karyawan perusahaan berasal dari Desa Nglundo, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk yang telah gugur mengalami tindak kekerasan tragis pada tanggal 8 Mei 1993 lalu .
Dalam rangkaian acara kunjungan ke Kabupaten Nganjuk selain meresmikan Museum & Rumah Singgah Marsinah juga meresmikan KDMP seluruh Indonesia secara berpusat, yang diselenggarakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 dihadiri oleh Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, unsur Forkopimda Jatim, Forkopimka Nganjuk, Ketua MUI, Ketua KSPSI dan diperkirakan ada 7.000 para buruh yang memenuhi lokasi . Hal ini adalah sangat membawa keberkahan bagi masyarakat Nganjuk dimana merupakan sebuah kebanggaan karena diperhatikan oleh negara atas jasanya sebagai pejuang kaum buruh yang berani berjuang walau mengorbankan nyawanya . Marsinah adalah sosok seorang wanita yang mampu mengukir sejarah perjuangan kaum buruh di negeri ini serta pula menjadi tonggak perjuangan bagi kaum buruh se Indonesia pada umumnya .
Pada hari yang sama tepat pukul 10’58 Wib. Presiden R I Prabowo Subianto tiba memasuki lokasi Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP) di Desa Nglawak, Kec. Kertosono, Kab. Nganjuk dan Beliaunya langsung memulai acaranya peninjauan Kopdes yang berada disebelah utaranya Kantor Desa Nglawak, disertai dengan penjagaan ketat dan steril dari para petugas Korem 081, Kodim 0810 Nganjuk serta Kodim Kodim yang lain pula melaksanakan tugasnya dengan seksama, disini kehadiran Presiden merupakan kebanggaan yang amat tinggi bagi warga Kabupaten Nganjuk .
Pada pukul 12’42 Wib. acara dari KDMP Nglawak selesai, sehingga pada pukul 13’02 Wib. Presiden R.I. sudah meninggalkan lokasi, tak lama kemudian dua Helikopter mengudara kearah Barat Laut, satu Helikopter berwarna Hijau TNI mengangkasa menuju kearah Barat .( tut )





