Emak-emak pelaku pembakaran dan pencurian di Toko Emas Logam Mulia, Makassar.

Makassar, BeritaTKP.com – Seorang ibu rumah tangga berinisial S (41) diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan aksi pembakaran dan pencurian di Toko Emas Logam Mulia, Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026) siang.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Pelaku datang ke toko dengan berpura-pura hendak membeli perhiasan emas.

“Pelaku datang sebagai calon pembeli dan dilayani oleh pegawai toko,” ujar Arya di Mapolrestabes Makassar.

Modus Berpura-pura Membeli Emas

Setelah memilih sejumlah perhiasan, emas tersebut dikumpulkan dalam satu wadah. Pelaku sempat meminta izin memotret perhiasan dengan alasan akan mengirimkan gambar kepada suaminya. Namun permintaan itu ditolak oleh pihak toko.

Menurut polisi, pelaku telah menyiapkan rencana sebelumnya. Ia membawa botol berisi bahan bakar yang kemudian disiramkan ke area dalam toko dan disulut api.

“Saat situasi panik akibat api yang menyala, pelaku berusaha membawa kabur perhiasan tersebut,” jelas Arya.

Gagal Melarikan Diri

Kepanikan sempat terjadi di dalam toko, namun upaya pelaku melarikan diri tidak berhasil karena banyak warga berada di sekitar lokasi. Pelaku akhirnya diamankan dan dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menyebut pelaku beraksi seorang diri. Dari hasil pemeriksaan awal, motif tindakan tersebut diduga karena persoalan utang.

“Pelaku mengaku terhimpit masalah utang sehingga nekat melakukan pencurian,” ungkap Arya.

Barang bukti berupa berbagai jenis perhiasan emas dengan nilai taksiran sekitar Rp2 miliar telah diamankan.

Kesaksian Warga

Salah seorang warga di sekitar lokasi, Awal (36), mengaku terkejut melihat api tiba-tiba menyala di dalam toko.

“Tiba-tiba ada api menyala di lantai toko. Pelaku terlihat keluar dalam kondisi panik,” ujarnya.

Menurut saksi, api tidak sampai merusak etalase penyimpanan emas dan hanya membakar sebagian lantai toko.

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, termasuk menghitung nilai pasti kerugian serta memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat.(æ/red)