SURABAYA, BeritaTKP.com – Komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam mendukung program rehabilitasi penyalahgunaan narkotika kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Adik Agus Putrawan, ke Rumah Rehabilitasi Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI), Minggu (01/02).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan secara langsung penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proses penanganan dan pemulihan para penyintas penyalahgunaan narkotika, sekaligus meninjau kesiapan lembaga rehabilitasi dalam mendukung kebijakan penegakan hukum yang berorientasi pada pendekatan pemulihan.
Kedatangan AKP Adik Agus Putrawan disambut langsung oleh Ketua LRPPN-BI, Prof. Siswanto. Dalam kesempatan tersebut, Kasat Resnarkoba meninjau berbagai aspek pelaksanaan rehabilitasi, mulai dari sarana dan prasarana pendukung, sistem pengamanan, hingga metode pembinaan dan pemulihan yang diterapkan kepada para pasien.
AKP Adik Agus Putrawan menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan lembaga rehabilitasi memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, khususnya melalui upaya pemulihan terhadap para pengguna agar dapat kembali berfungsi secara sosial.
“Kami ingin memastikan SOP yang dijalankan di LRPPN-BI sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku, baik dari sisi keamanan maupun program pemulihannya. Dari hasil pantauan, sistem yang diterapkan sudah berjalan dengan tertata dan baik,” ujar AKP Adik Agus Putrawan.
Sementara itu, Ketua LRPPN-BI Prof. Siswanto menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap lembaga rehabilitasi yang dipimpinnya. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan berkelanjutan dari aparat penegak hukum sangat penting untuk menjaga standar layanan rehabilitasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemulihan penyalahguna narkotika.
Di sela-sela kunjungan, AKP Adik Agus Putrawan juga menyempatkan diri menjenguk salah satu petugas LRPPN-BI yang tengah menjalani perawatan akibat kecelakaan saat menjalankan tugas pengejaran terhadap pasien yang sempat mencoba melarikan diri beberapa waktu lalu. Kehadiran tersebut menjadi bentuk empati dan dukungan moral atas dedikasi petugas dalam menjalankan tugasnya.
“Dedikasi ini patut diapresiasi. Risiko di lapangan memang besar, namun semangat untuk menjaga proses pemulihan pasien adalah tugas yang mulia. Kami berharap yang bersangkutan segera pulih dan dapat kembali bertugas,” tuturnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam mendukung program rehabilitasi sebagai bagian dari strategi komprehensif pemberantasan narkotika di Surabaya, dengan mengedepankan pendekatan hukum yang humanis dan berkelanjutan. (yanto)