Serang, BeritaTKP.com – Warga Kabupaten Serang, Banten, dihebohkan dengan kasus pencurian jenazah yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Gardu Junti, Kecamatan Jawilan. Peristiwa ini disebut sebagai kasus pencurian jenazah pertama yang pernah terjadi di wilayah Serang.
Polres Serang menerima laporan adanya pembongkaran makam pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Makam yang dibongkar merupakan makam almarhum Sajim, yang telah meninggal dunia sekitar tujuh tahun lalu.
Kasat Reskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES mengatakan laporan awal diterima dari warga yang melihat makam tersebut digali oleh orang tak dikenal.
“Informasi dari masyarakat menyebutkan adanya makam yang dibongkar dan tengkorak jenazah diambil oleh orang yang tidak dikenal di TPU Kampung Gardu Junti,” ujar Andi.
Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi menemukan kondisi makam sudah terbuka dengan bekas galian yang tidak ditutup kembali. Setelah dilakukan pengecekan, kerangka jenazah di dalam makam diketahui telah hilang.
“Kuburan atas nama almarhum Sajim yang sudah meninggal tujuh tahun lalu digali, dan isi kuburan berupa tengkorak atau kerangka sudah tidak ada,” jelasnya.
Polisi hingga kini masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menyebutkan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif pencurian.
“Sudah 10 saksi kami periksa, termasuk keluarga korban, penjaga makam, dan beberapa warga yang sempat berziarah ke TPU tersebut,” kata Andri.
Berdasarkan keterangan saksi, makam almarhum Sajim masih dalam kondisi utuh saat diziarahi pada Jumat (16/1/2026). Polisi memperkirakan pembongkaran makam terjadi pada Sabtu malam (17/1/2026).
Menurut Andi, lokasi makam berada di bagian belakang TPU dan berdekatan dengan area persawahan, sehingga relatif sepi dan minim pengawasan. Saat dilakukan pemeriksaan, lubang makam sempat tergenang air hujan sehingga petugas harus mengurasnya terlebih dahulu.
“Setelah dikuras, di dalam makam sudah tidak ditemukan apa pun. Kerangka jenazah telah hilang seluruhnya,” ungkapnya.
Polisi memastikan kasus ini ditangani secara serius dan meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.(æ/red)





