Jakarta, BeritaTKP.com — Manajemen Pasar Induk Kramat Jati masih mengkaji kelayakan struktur bangunan Los Buah Blok C2 pascakebakaran yang menghanguskan sekitar 350 kios. Kajian dilakukan bersama tim independen sebelum diputuskan apakah bangunan akan direvitalisasi atau dibangun ulang secara total.
Manager Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun mengatakan, pemeriksaan difokuskan pada kondisi struktur gedung untuk memastikan keamanan dan kelayakan bangunan dalam jangka panjang.
“Untuk Blok C2 yang terbakar, kami masih melakukan pengkajian bersama pihak independen, terutama terkait struktur bangunan,” ujar Agus di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (9/1/2026).
Menurut Agus, hasil kajian tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan. Manajemen belum dapat memastikan apakah bangunan cukup layak untuk direvitalisasi atau harus dibangun ulang secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan apakah bangunan ini masih aman dan layak digunakan untuk puluhan tahun ke depan,” katanya.
Agus menambahkan, pengecekan struktur mulai dilakukan sejak Senin (5/1/2026). Manajemen berharap hasil kajian dapat segera rampung agar proses penanganan Blok C2 bisa segera ditentukan.
Aktivitas Pasar Tetap Berjalan
Meski kebakaran menyebabkan kerusakan besar, Agus memastikan aktivitas perdagangan di Pasar Induk Kramat Jati tetap berlangsung. Para pedagang terdampak telah direlokasi ke lokasi penampungan sementara dan kembali berjualan.
“Pedagang sudah kami relokasi dan saat ini aktivitas jual beli sudah kembali berjalan,” ujarnya.
Seperti diketahui, kebakaran melanda Los Buah Blok C2 Pasar Induk Kramat Jati pada 15 Desember 2025 sekitar pukul 07.15 WIB. Sebanyak 95 personel pemadam kebakaran dengan 19 unit armada dikerahkan untuk memadamkan api.
Api berhasil dikendalikan kurang dari satu jam, dan proses pendinginan dilakukan hingga pukul 08.20 WIB untuk mencegah potensi kebakaran ulang.(æ/red)





