Gresik, BeritaTKP.com— Tim Macan Giri Satreskrim Polres Gresik menangkap MYS alias Somad, yang diduga sebagai otak dan ketua kelompok gangster pelaku pembacokan serta perampasan ponsel warga di Kecamatan Dukun dan Panceng, Gresik.

“Otak atau ketua gangster sudah kita amankan,” kata Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Jumat (9/1/2026).

Rovan menjelaskan, penangkapan Somad dilakukan setelah polisi lebih dulu mengamankan enam anggota gangster lainnya. Dari hasil pendalaman, Somad diketahui berperan mengajak dan memprovokasi anggota untuk berkumpul serta mencari sasaran.

“Pelaku ini yang mengajak dan memprovokasi anggotanya untuk melakukan aksi,” ujarnya.

Dari enam anggota yang diamankan sebelumnya, polisi telah menetapkan satu orang sebagai tersangka, sehingga total sementara terdapat dua tersangka dalam kasus tersebut. Namun, polisi belum membeberkan secara rinci peran masing-masing tersangka dan akan menyampaikannya dalam rilis resmi.

Kapolres menegaskan pihaknya masih memburu pelaku lain yang terlibat dan mengimbau agar tidak ada pihak yang membantu pelarian mereka.

“Jika terbukti membantu atau menyembunyikan pelaku, akan kami tindak tegas sesuai hukum. Kami imbau para pelaku segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, komplotan gangster ini melakukan aksi kekerasan dengan membacok dua warga serta merampas ponsel milik warga, termasuk pedagang nasi goreng. Dalam aksinya, para pelaku membawa senjata tajam seperti golok dan linggis.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menyebutkan, dari enam anggota yang diamankan, lima di antaranya masih di bawah umur dan hanya ikut konvoi tanpa terlibat langsung dalam pembacokan. Kelima anak tersebut saat ini berstatus saksi.

“Anak-anak ini hanya ikut konvoi. Yang memprovokasi dan mengarahkan adalah otak pelaku,” jelas Arya.

Polisi memastikan akan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Gresik.(æ/red)