Tangkapan layar video seorang polisi yang bertugas di Polres Sikka berinisial YM diduga mengancam pemilik kios di Jalan Magepanda Kabupaten Sikka, NTT.

Sikka, BeritaTKP.com– Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi arogan seorang oknum anggota kepolisian di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. Oknum polisi berinisial YM, yang bertugas di Polres Sikka, diduga dalam kondisi mabuk dan mengancam pemilik kios di Jalan Magepanda Km 10, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Maumere.

Video tersebut diketahui berasal dari rekaman kamera pengawas (CCTV) kios dan menyebar luas di berbagai platform media sosial, memicu kecaman publik terhadap perilaku aparat penegak hukum.

Dalam rekaman video, YM terlihat mendatangi kios milik pasangan suami istri asal Bugis. Ia diduga mengeluarkan ancaman disertai kata-kata kasar dan bernada penghinaan kepada pemilik kios yang saat itu berada di dalam toko.

“Hati-hati kau. Kau jual rokok ilegal. Saya pukul kau di sini,” ujar YM dalam video sambil membuka helm, disertai ucapan bernada makian.

Meski mendapat ancaman, pemilik kios tampak memilih bersikap tenang dan tidak meladeni provokasi. Namun, situasi kembali memanas saat istri pemilik kios keluar dan mencoba bertanya terkait tudingan yang disampaikan YM.

“Rokok yang mana?” tanya istri pemilik kios.

Alih-alih menjelaskan, YM justru kembali melontarkan bentakan dan kata-kata kasar kepada perempuan tersebut. Setelah melontarkan ancaman, oknum polisi itu kemudian meninggalkan lokasi.

Diketahui, YM merupakan anggota Propam Polres Sikka, unit yang seharusnya bertugas menegakkan disiplin dan kode etik kepolisian.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasubsi Penerangan Masyarakat Seksi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, membenarkan adanya video tersebut dan menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti kejadian itu sesuai prosedur.

“Saat ini Propam Polres Sikka sedang melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mendalami rekaman video yang beredar,” ujar Leonardus, Sabtu (20/12/2025).

Ia menegaskan, Polres Sikka berkomitmen menangani setiap dugaan pelanggaran anggota secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Apabila terbukti terjadi pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap oknum polisi tersebut masih berlangsung. Pihak kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada publik.(æ/red)