CARI JALAN TENGAH: Kapolsek Taman turun tangan mediasi warga Desa Kletek dengan BUMDes Tawangsari, Sidoarjo.

SIDOARJO, BeritaTKP.com – Bau menyengat yang diduga berasal dari peternakan ayam milik BUMDes Tawangsari membuat warga Desa Kletek, Kecamatan Taman, mengeluh.

Gangguan kenyamanan yang semakin terasa terutama pada malam hari dan saat cuaca lembap itu akhirnya mendorong Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata turun langsung melakukan mediasi.

Sejumlah warga mengaku sudah cukup lama merasakan dampak polusi udara tersebut. Mereka berharap ada langkah nyata untuk menekan bau tak sedap tanpa mematikan kegiatan usaha peternakan di Desa Tawangsari.

Menindaklanjuti laporan warga, Kompol Kanisius Franata menggelar pertemuan bersama perwakilan warga, perangkat desa, dan pengelola BUMDes Tawangsari. Dialog berlangsung terbuka di balai desa.

“Kami hadir sebagai mediator untuk memastikan komunikasi berjalan baik antara warga dan pengelola,” tegas Kompol Kanisius, Kamis (4/12).

Menurutnya, tujuan utamanya adalah mencari solusi terbaik agar situasi tetap aman, rukun, dan nyaman bagi semua pihak. Warga menyampaikan keluhan mereka secara langsung.

Sementara itu, pihak BUMDes Tawangsari menyatakan siap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen peternakan, mulai dari tata kelola limbah, peningkatan sistem kebersihan kandang, hingga penyesuaian frekuensi pembersihan lingkungan.

Mereka juga membuka peluang untuk berkoordinasi rutin dengan warga agar masalah serupa tidak terulang. Warga Desa Kletek mengapresiasi langkah responsif kepolisian yang memfasilitasi mediasi tersebut.

Mereka berharap komitmen yang disepakati bisa segera direalisasikan sehingga lingkungan kembali nyaman. Kompol Kanisius Franata menegaskan, Polsek Taman akan terus melakukan pengawasan.

“Kami siap memediasi kembali bila memang diperlukan. Yang terpenting, semua pihak tetap menjaga komunikasi dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah,” pungkasnya. (kc)