MALANG,BeritaTKP.com – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan berulang kali di kawasan Sumber Trubus, Pantai Kondang Merak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur. Tiga orang pria ditangkap, termasuk satu penadah, dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (14/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketiga pelaku yakni A.R. (28) asal Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur; S. (26) asal Desa Gona, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone; serta A.F. (42) asal Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, yang berperan sebagai penadah. Mereka diamankan setelah dilakukan penyelidikan intensif oleh Satreskrim Polres Malang bersama Polsek Bantur.

Pengungkapan ini berawal dari laporan dua korban, yakni S (59) warga Desa Sumberbening dan H (39) warga Desa Bantur, yang kehilangan pompa air (alkon) dan pompa tanam pada 23 September serta 13 November 2025. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, dan dalam waktu singkat, para pelaku berhasil dibekuk.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil respons cepat jajaran Polres Malang atas laporan masyarakat. “Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan dalam waktu singkat berhasil mengamankan para pelaku beserta barang bukti,” kata AKP Bambang, Kamis (27/11).

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya tiga unit sepeda motor tanpa kelengkapan, tiga handphone, tas, golok, cutter, serta satu pompa air alkon. Barang bukti tersebut menjadi kunci penting dalam mengungkap jaringan pencurian yang dilakukan oleh para pelaku.

Bambang menjelaskan para pelaku telah beberapa kali melakukan pencurian di lokasi yang sama, dengan modus mengambil pompa air milik warga secara berulang dan kemudian menjualnya kepada penadah. “Mereka telah melakukan aksinya beberapa kali, dan kami masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” imbuhnya.

Bambang juga menambahkan bahwa setidaknya ada tiga laporan polisi yang tercatat terkait aksi para pelaku. Polres Malang terus berupaya untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya korban lain dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan kejadian serupa kepada pihak kepolisian.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah prioritas kami. Kami akan terus berupaya menjaga wilayah Malang tetap aman dan nyaman bagi warga,” tutup AKP Bambang.(imm)