Lombok Tengah, BeritaTKP.com – Pihak Kepolisian menunjukkan kesigapannya dalam memberikan rasa aman kepada wisatawan di Kabupaten Lombok Tengah. jajaran Polsek Pringgarata, Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan seorang pria berinisial AD (43), terduga pelaku pencurian handphone milik seorang turis asal Tiongkok, Li Peijuan, yang hilang saat berselancar di Pantai Selong Belanak.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pringgarata IPTU I Nyoman Astika dalam keterangan resminya yang diterima media ini, Rabu (20/8) menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan di rumah terduga pelaku pada Selasa (19/8/2025).
“Kami mengamankan terduga pelaku di rumahnya di Pringgarata. Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa iPhone 16 Pro 256 GB milik korban yang disembunyikan di kamar tidur,” ungkap IPTU Astika.
Peristiwa ini bermula ketika korban kehilangan iPhone 16 Pro 256 GB senilai sekitar Rp20 juta saat berselancar di Pantai Selong Belanak pada 13 Agustus 2025. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke SPKT Polres Lombok Tengah.
Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 16 Agustus 2025, korban bersama rekannya, Xiao Qi, mendatangi Polsek Pringgarata untuk meminta bantuan mencari lokasi handphone yang terlacak melalui GPS. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Polsek Pringgarata melakukan penyelidikan intensif dan berhasil menemukan keberadaan terduga pelaku serta barang bukti Hp milik WNA tersebut.
“Terduga pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian,” ujar Kapolsek Pringgarata.
Keberhasilan ini kembali menegaskan komitmen Polri, khususnya jajaran Polres Lombok Tengah, dalam memberikan rasa aman kepada wisatawan mancanegara maupun masyarakat lokal. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan setiap dugaan tindak pidana.
“Dengan kerjasama yang baik, kami jajaran Kepolisian mengajak masyarakat untuk bersama – sama menjaga keamanan lingkungan dan citra pariwisata NTB sebagai destinasi aman dan nyaman bagi wisatawan,” tutup IPTU Astika.(æ/red)





