Surabaya, BeritaTKP.com – Kota Pahlawan, Surabaya ditunjuk untuk menjadi tuan rumah digelarnya acara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII, pada Kamis, 25 April 2024‬ mendatang.

Agenda yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ‪itu mengangkat judul tema ‬Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M. Fikser menjelaskan, penunjukan tuan rumah hari otoda tidak lepas dari sejumlah indikator penilaian.

“Keputusan itu menetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai pemerintah kota yang berkinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” bebernya, Selasa (23/4/2024).

Terpilihnya Kota Surabaya sebagai tuan rumah berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No 100.2.1-119 Tahun 2023 tanggal 18 April 2023.

Kepmen itu tentang hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2022 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2021.

Selain itu, indikator yang lain yaitu Pemkot Surabaya memiliki berbagai best practices yang diwujudkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

“Antara lain telah diapresiasi ASEAN, berupa penghargaan ASEAN Environtmentally Sustainable City (ESC) kategori udara terbersih kota besar,” imbuhnya.

Kemudian indikator selanjutnya, M. Fikser menyebut, Pemkot Surabaya dinilai beberapa kali berhasil melaksanakan sejumlah agenda nasional dan internasional.

Selain itu, Surabaya juga dinilai berkembang menjadi kota dagang dan jasa yang mengisyaratkan tersedianya kemudahan dan kecepatan akses. Terutama di bidang sarana prasarana akomodasi dan transportasi darat, laut, dan udara sehingga mampu melayani perjalanan lokal, regional, maupun internasional.

Fikser menerangkan, Peringatan Hari Otoda Nasional akan diisi sejumlah rangkaian acara. Dimulai dengan upacara Peringatan Hari Otoda Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya.

“Setelah upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan Pawai Seni Budaya dan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kota Surabaya,” ungkapnya.

Selanjutnya, acara Malam Apresiasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda). Kegiatan ini akan dilaksanakan di Ball Room Grand City Mall Surabaya. “Malam Apresiasi ini akan diisi dengan pentas budaya dan penyerahan piagam penghargaan,” papar Fikser.

Piagam penghargaan akan diserahkan oleh Mendagri kepada Pemda yang berprestasi kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ia menuturkan bahwa menurut informasi dari Kemendagri, peserta yang diundang dalam agenda tersebut terdiri dari gubernur dan bupati/wali kota se-Tanah Air. Lalu, menteri serta kepala badan dari kementerian/LPNK khususnya anggota tim nasional EPPD juga turut diundang dalam kegiatan ini.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga turut mengundang seluruh pejabat Eselon I di Lingkup Kemendagri dan BNPP, pejabat Eselon II di lingkup Sekretariat Jenderal Kemendagri dan Ditjen Otonomi Daerah, serta Forkopimda Jawa Timur dan Kota Surabaya.

“Akan dihadiri pula Bapak Presiden, sekaligus menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada kepala daerah yang berprestasi kinerja tertinggi,” pungkasnya. (Din/RED)